VIRAL Video Satpam di Cilincing Disambar Petir yang Manimbulkan Percikan Api Cukup Besar, Benarkan Ponsel Penyebabnya?

KALIMANTANLIVE.COM – Dalam tayangan video terlihat seorang satpam disambar petir di kawasan Cilincing menjadi viral di media sosial.

Tayangan vedio itu memperlihatkan bagaimana mengerikannya sambaran petir terhadap satpam yang sedang berjalan sendirian menggunakan payung.

Saat itu, satpam berjalan diiringi rintik hujan dan tak lama melangkah disambar petir dengan percikan api cukup besar tampak terlihat.

Usai tersambar petir itu satpam roboh dan langsung ditolong teman-temannya.

Sebuah video viral di media sosial yang merekam detik-detik seorang satpam tersambar petir saat rintik hujan.

# Baca Juga :VIRAL Foto Dokumen Eks Menteri Jokowi Susi Pudjiastusi Jadi Bungkus Gorengan, Camat Pangandaran Bantah Jual Dokumen

# Baca Juga :VIRAL Video Kapten Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam Berdzikir Sebelum Lawan Malaysia, Ini 9 Manfaat Dzikir

# Baca Juga :VIRAL Syuting Sinetron TMTM di Pengungsi Gunung Semeru Dihujat, Adegan Pelukan Dilihat Anak-anak

# Baca Juga :VIRAL TikTok, Cerita Perempuan Ciptakan Gaun dari Kain Seprai Bekas, Hasilnya Tuai Pujian

Seorang satpam yang menggunakan payung tampak berjalan di bawah hujan yang mengguyur deras.

Baru beberapa langkah, satpam tersebut tiba-tiba tersambar petir saat sedang berjalan mengarah ke area terparkir alat berat.

Percikan api disertai kilat yang menyilaukan tampak muncul seiring menyambar satpam yang bernama Abdul Rosyid itu.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing Iptu Alex Chandra mengkonfirmasi adanya peristiwa itu.

Peristiwa satpam tersambar petir itu terjadi Senin 20 Desember 2021 lalu.

Menurut Alex, kejadian tersebut terjadi pekan lalu pada area loading barang di PT CKB, Kelurahan Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara.

“Kejadiannya itu Senin (20/12/2021) pukul 18.15 WIB pas maghrib. Jadi waktu korban ingin mengambil gambar SR atau serial number di saat hujan, pakai payung, sampai di TKP tersambar petir,” kata Alex saat dikonfirmasi, Minggu (26/12/2021).