“Aku habis merebus air, kompor langsung dimatikan. Air panas langsung dimasukkan ke dalam termos, setelahnya aku sempat bikin teh juga, untuk diminum sendiri,” ceritanya.
Belum sempat Misnawati menyeruput tehnya, tiba-tiba saja ia mendengar bunyi seperti ledakan dari arah tabung gas cadangannya.
Kejadian tersebut membuat Misnawati bergidik ngeri mengingatnya.
“Aku nggak berpikir angkut barang-barang lagi, pokoknya lari menyelamatkan diri saja,” ujarnya.
Beruntung pada kejadian tersebut tidak ada korban jiwa lantaran saat itu memang di warung Misnawati hanya sendirian.
“Syukurnya belum ada pembeli. Saya biasanya sudah buka jam 8 pagi,” lanjut wanita yang sudah puluhan tahun berjualan di sana ini.
Untuk kerugian, Misnawati belum bisa memastikan jumlahnya lantaran banyak barang yang hangus adalah minuman instan hingga kopi sachet.
Kebakaran berlangsung cukup singkat, sekitar 15 menit api berkobar anggota pemadam kebakaran berhasil menjinakkan si jago merah.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com









