KALIMANTANLIVE.COM – Di pergantian malam tahun baru, pasti ada doa yang akan dipanjatkan agar segala urusan berjalan lancar kedepannya.
Untuk itu, doa untuk akhir tahun 2021 dan mengawali tahun baru 2022 dapat Anda simak selengkapnya di artikel ini.
Rayakan Tahun Baru 2021 dengan awalan yang baik untuk mendekatkan diri kepada Sang Penguasa.
Pergantian tahun menjadi momen merefleksikan diri apa yang sudah dilakukan serta apa yang akan dilakukan pada tahun berikutnya, termasuk dengan doa.
# Baca Juga :LINK LIVE STREAMING Final Piala AFF 2020 Indonesia Vs Thailand: Tolak Menyerah, Garuda Terus Berjuang!
# Baca Juga :HARI INI JUMAT, Berikut Bacaan Doa Rasulullah SAW Tiap Jumat, Dilengkapi 7 Amalan yang Baik Dijalankan
# Baca Juga :DETIK-detik Malam Tahun Baru 2022, Inilah 11 Kawasan di Ibu Kota Jakarta Ditutup Mulai Pukul 22.00 WIB
# Baca Juga :JELANG Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Balangan Gelar Operasi Lilin Intan 2021, Ini Titik Pos yang Didirikan
Berikut doa akhir dan awal tahun baru untuk umat kaum musliman di seluruh dunia
Berdoa memang bisa dilakukan kapan saja, tapi akhir tahun dan dan awal tahun merupakan salah satu momentum yang pas untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Berdoa dilakukan untuk memohon ampun terhadap hal buruk yang telah diperbuat sepanjang tahun 2021 serta meminta kebaikan dan jalan yang mudah di tahun baru 2022.
Berikut doa akhir dan awal tahun baru 2022.
1. Doa Akhir Tahun
اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هَذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْه وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوبَتِي وَدَعَوْتَنِي إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِي عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِي وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّي وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
“Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da’autanî ilat taubati min ba’di jarâ’atî ‘alâ ma’shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa’attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha’ rajâ’î minka yâ karîm.”
Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu. Sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu.










