PROSTITUSI Online di Samarinda, 3 Pelaku Diciduk Polisi, Janda Ini Kirim Uang Hasil Jual Diri ke Anak

SAMARINDA, KALIMANTANLIVE.COM – Polisi mengungkap prostitusi online di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Tiga pelaku berhasil diciduk Tim Patroli Cyber Anti Prostitusi Online Polsek Samarinda Kota.

Terungkap fakta, ketiga pelaku prostitusi online memiliki alasan sehingga terjun dan mengeluti bisnis haram ini.

Seperti penuturan NH (25), perempuan asal Kutai Kartanegara (Kukar) nekad menjajakan diri di Kota Samarinda, lantaran sulit mencari pekerjaan pada masa sekarang ini.

# Baca Juga :Selebgram Bigo Live Medan Dirampok dan Ditikam Teman Prianya, Sempat Nanya Perhiasan Emas dan Mobil

# Baca Juga :BREAKING NEWS Artis Sinetron CA Ditangkap Terkait Prostitusi di Hotel Mewah Jakarta Pusat

# Baca Juga :Selebgram TE Terseret Kasus Prostitusi, Berstatus Korban dan Akui Kenal Mucikari 2 Tahun Lalu

# Baca Juga :KETAHUAN Pesan Cewek via Aplikasi Kencan, Oknum Anggota Satpol PP Pekanbaru Terancam Sanksi Berat

Janda anak satu ini mengaku sebelumnya merupakan seorang Karyawan tetap di salah satu pusat perbelanjaan di Kukar, Provinsi Kalimantan Timur.

Namun, ketika PPKM diberlakukan, dirinya menjadi salah satu Karyawan yang diputus masa kerjanya.

“Sempat bertahan dengan uang tabungan sambil nyari kerja. Tapi tabungan habis, kerjaan enggak dapat. Mau makan bagaimana?,” lirihnya.

Di tengah tuntutan hidup bersama sang buah hati, Ia pun akhirnya mengambil jalan pintas dengan mencoba menjajakan diri melalui aplikasi berbasis online.

Karena tidak ingin langkahnya diketahui oleh pihak keluarga, Ia pun datang ke Kota Samarinda untuk mencari pelanggan.

“Baru satu bulan gini (menjajakan diri). Saya titip anak ke orang tua. Mereka semua taunya Saya kerja mall di Samarinda ini,” ucapnya.

Untuk sekali kencan, NH mematok harga Rp 500 ribu. Dalam sehari Ia mengaku bisa melayani 2-3 lelaki hidung belang.