PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Warga yang tinggal di Gang Tirta Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah sudah lama resah.
Pasalnya kawanan kera liar sering masuk ke permukiman dan membahayakan keselamatan warga.
Warga semakin resah lagi karena kawanan kera liar tidak hanya masuk ke permukiman, tapi sudah menyerang dan menggigit.
Lokasi gang Tirta berada di belakang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang selama ini memang kerap didatangi kera liar.
Warga melaporkan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangkaraya, melalui Layanan Cepat Emergency Call (LCEC).
# Baca Juga :JELANG Tahun Baru 2022 di Kalteng, Bundaran Besar Palangkaraya Ditutup, Ini Rekayasa Arus Lalu Lintas di Kota Cantik
# Baca Juga :Sejumlah THM Kota Palangkaraya Terjaring Patroli Petugas Langgar Batas Jam Operasional
# Baca Juga :Terduga Teroris Ditangkap di Palangkaraya, Sudah 2 Kali Menginap, Ini Pengakuan Manajer Hotel
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangkaraya, Gloria melalui Kepala Seksi Pengendali Operasi dan Komunikasi Penyelamatan Sucipto membenarkan adanya keresahan warga terkait kawanan kera masuk ke permukiman warga.
Ia menjelaskan, kera liar memang masuk ke permukiman warga dan menyerang salah seorang anak yang sedang bermain.
“Kemunculan kera liar sangat meresahkan, karena sudah membuat satu anak terluka pada bagian kaki kanannya,” jelas Sucipto, Minggu (2/2/2022).
Anak yang diserang oleh kera liar, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Doris Sylvanus.
“Selain anak kecil, ada pula dua warga yang menjadi korban dari kera liar tersebut dan mengalami luka-luka,” ujar Sucipto.
Semua korban yang mengalami luka akibat ulah kera liar pun sudah mendapat penanangan medis.
“Kita hanya takut kera liar tersebut rabies, sehingga sangat berbahaya bagi warga yang terkena serangan dari cakar maupun gigitan kera,” ungkap Sucipto.







