Kenapa Pria Bisa Terkena Kanker Payudara, Seperti Robby Purba? Ini Penjelasan Ahlinya

KALIMANTANLIVE.COM – Pertanyaan besar di kepala setiap lelaki, kenapa pria bisa terkena kanker payudara?

Contohnya yang dialami Presenter Robby Purba.

Robby Purba diketahui telah menjalani operasi pengangkatan tumor payudara, karena didiagnosis menderita kanker payudara.

Hal ini disampaikan Robby sendiri dalam unggahan video Instagram Story-nya.

Dalam video tersebut terlihat dirinya yang masih lemah usai operasi pengangkatan tumor payudara itu.

# Baca Juga :DAFTAR Artis Terlibat Prostitusi Online versi Mucikari yang Menjual Cassandra Angelie, Ini Penjelasan Polisi

# Baca Juga :VIRAL Imam Masjid Tewas Usai Dianiaya Pemuda di Luwu, Sebelumnya Nyaris Menabrak Korban yang Mau ke Masjid

# Baca Juga :TOP SKOR Liga Inggris Usai Laga Liverpool vs Chelsea: Gol Mo Salah Dua Kali Lipat Cristiano Ronaldo

# Baca Juga :FENOMENA Hujan Ikan di Texas, Amerika Serikat, Terungkap Ini yang Terjadi

“Pria dengan tumor payudara bisakah? Alhamdulillah ternyata bisa,” tulis Robby di akun Instagram @robbypurba.

“Lagian apa sih yang Allah gak bisa. Nah abang yang beruntung nih, kasus yang jarang terjadi kepada pria,” lanjutnya.

Seperti diketahui, kanker payudara memang kerap kali ditemukan terjadi pada wanita. Sehingga, kasusnya pada pria dianggap langka karena jarang terjadi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Hematologi Onkologi Medik RS Kanker Dharmais, Dr Ronald Alexander Hukom SpPD KHOM MHSC FINASIM mengatakan, meskipun jarang, pria juga dapat didiagnosis menderita kanker payudara.

Untuk pria, risiko kanker payudara seumur hidup adalah sekitar 1 banding 833.

“Dalam kenyataannya ada laki-laki yang terkena kanker payudara,” kata Ronald dalam diskusi daring bertajuk Memahami Lebih Dalam Subtipe Kanker Payudara Metastasi Tertinggi di Dunia: HR-positif, HER2-negatif, Senin (31/9/2020).

Ronald menegaskan, satu hal yang perlu diingat adalah faktor penyebab kanker payudara tidak hanya permasalahan hormon pada wanita.

Diakui dia, masalah hormon kewanitaan seperti estrogen dan progesteron yang abnormal memang dapat meningkatkan potensi risiko penyakit kanker payudara terjadi.