Komentar warganet
Terkait pembatalan penghapusan Premium di pasaran pada tahun 2022 mendapat berbagai respons dari warganet.
Mereka menyebutkan, meskipun batal dihapus namun mereka mengaku sudah lama tidak menjumpai Premium di sejumlah SPBU.
“Premium Batal dihapus tapi di SPBU Jawa kebanyakan sdh gak ada…. Kan anj*rrr,” ujar salah satu warganet di Twitter, Senin (3/1/2021).
“Di Balikpapan, premium sdh lama nggak dijual di spbu, sisa pertalite, pertamax & saudara²nya….,” ungkap akun lainnya.
“Dijateng premium sudah ga ada,” ujar salah satu warganet.
“Premium jg udh ga ad d spbu.. Bahkan plang namany udh d hapus, d ganti pertalite..,” tulis pemilik akun di Twitter.
“Didaerah saya sudah hampir setahun ga ada lagi jual premium, dan rata2 spbu baru sudah ga ada lagi pompa BBM bersubsidi, premium dan solar,” twit salah satu warganet.
“Di Aceh, walau tidak dihapus, tapi kami masyarakat tidak mendapatkan premium di SPBU,” ujar warganet di Twitter.
“Disini, Premium hanya nama, barangnya tidak ada,” kata warganet yang lain.
“Di Kalimantan Selatan sdh gak ada lg premium,” tulis salah satu akun Twitter.
“Batal juga berguna kalo di lapangan gak ada SPBU yg jualan? Kebanyakan semua jualnya Pertalite. Mana ada Premium??? ,” ungkap warganet lainnya.
Komentar Pertamina
Terkait Perpres yang dikeluarkan Presiden Jokowi, Corporate Secretary Subholding Commercial And Trading Pertamina Irto Ginting menyebut, tidak ada pernyataan langsung dalam Perpres tersebut yang menyebutkan Premium masih akan digunakan.
“Perpres itu hanya menyatakan minimal RON 88. Kami (Pertamina) menunggu penugasan resminya dari Pemerintah,” ujar Irto saat dihubungi, Senin (3/1/2022).
Irto mengatakan, terkait wacana penghapusan Premium dan Pertalite, Pertamina memastikan masih akan terus memasok Pertalite di tahun 2022 ini.
“Kami memastikan bahwa Pertalite tetap didistribusikan tahun 2022. Masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Irto, dikutip dari Kontan (1/1/2022).
editor : NMD
sumber : kompas.com








