“Mundur dari kursi kepelatihan timnas Malaysia adalah keputusan terbesar yang pernah saya ambil,” ucap Tan Cheng Hoe menambahkan.
“Saya masih belum menentukan langkah saya selanjutnya. Saya sekarang ingin berkumpul dengan keluarga terlebih dahulu. Namun, saya masih akan meneruskan karier sebagai pelatih karena sepak bola adalah passion saya,” tutur Tan Cheng Hoe.
Tan Cheng Hoe tercatat sudah mengabdi di timnas Malaysia sejak 2004 sebagai asisten pelatih hingga 2013.
Tepat pada 2017, Tan Cheng Hoe kembali ke timnas Malaysia untuk menjadi asisten pelatih Nelo Vingada.
Setahun berselang, Tan Cheng Hoe dipromosikan menjadi pelatih kepala timnas Malaysia.
Dikutip dari situs FAM, Tan Cheng Hoe turut berperan penting mengantar timnas Malaysia meraih medali emas SEA Games 2009, gelar juara Piala AFF 2010, hingga menjadi runner up Piala AFF 2018.
Tan Cheng Hoe menjadi pelatih kedua yang memutuskan mundur setelah timnya kalah dari Indonesia di Piala AFF 2020.
Pelatih pertama yang mundur tidak lama setelah timnya kalah dari Indonesia adalah Tatsuma Yoshida.
Pelatih asal Jepang itu meninggalkan timnas Singapura pada Selasa (28/12/2021).
Keputusan itu tentu mengejutkan mengingat Tatsuma Yoshida sebenarnya masih memiliki kontrak dengan Singapura hingga Desember 2022.
Namun, Tatsuma Yoshida tetap memutuskan mundur setelah gagal mengantar timnas Singapura berprestasi di Piala AFF 2020.
The Lions, julukan timnas Singapura, tersingkir di semifinal Piala AFF 2020 setelah kalah dari Indonesia dengan total agregat 2-6.
editor : NMD
sumber : kompas.com







