Herizal dan teman-temannya sebenarnya sudah berhasil mengumpulkan biaya untuk pelunasan pada Jumat (31/12), hari terakhir menjelang Tahun Baru.
“Biaya untuk pelunasannya sudah ada, tinggal memikirkan biaya renovasinya. Jadi dana yang kita butuhkan sebenarnya kurang lebih Rp28 miliar. Rp28 miliar itu untuk pelunasan gedung kita. Kemudian kita butuh dana renovasi dan lain sebagainya,” tutur Herizal.
“Jadi totalnya itu mungkin kalau di-include-kan dengan administrasi itu kurang lebih, tergantung kurs Yen-nya ya, antara Rp27 miliar sampai Rp28 miliar.”
Herizal menyampaikan bahwa pihak yayasan selanjutnya ingin membuat tempat salat, madrasah, dan mualaf center di gedung Masjid Istiqlal Osaka ini.
Menurut Herizal, pembangunan Masjid Istiqlal Osaka hanya terkendala di bagian keuangan. Selain itu, pemerintah dan warga Jepang menyambut baik inisiatif pembuatan masjid ini.
“Sekarang di Jepang ini semuanya, khususnya dalam bidang keagamaan, Jepang sangat welcome sekali. Otomatis tidak ada batasan dari mereka, asalkan kita masih mematuhi Undang-Undang Jepang,” ucapnya.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







