HARGA Emas Hari Ini 5 Januari 2022 Kembali Melemah, Akibat Investor Beralih ke Pasar Saham

KALIMANTANLIVE.COM – Harga emas spot berada hari ini di US$ 1.813,51 per ons troi hari ini, Rabu 5 Januari 2022.

Harga emas ini melemah tipis dari penutupan perdagangan kemarin pada US$ 1.814,60 per ons troi.

Sedangkan harga emas kontrak Februari 2022 di Commodity Exchange berada di US$ 1.814,40 per ons troi, melemah tipis dari posisi kemarin US$ 1.814,60 per ons troi.

Harga emas tertekan sejak awal pekan atau awal tahun ini karena minat risiko yang menanjak.

Kenaikan minat risiko menyebabkan investor beralih ke pasar saham dan mencetak rekor di Wall Street.

Penghabisan tapering Federal Reserve serta rencana kenaikan suku bunga acuan tahun ini turut menjadi penekan harga emas.

# Baca Juga :TURUN Rp 10.000, Harga Emas Antam Menjadi Rp 935.000 Per Gram Selasa 4 Januari 2022

# Baca Juga :Stagnan di Level Rp 975.000 Per Gram, Berikut Rincian Harga Emas Antam di Pegadaian 3 Januari 2022

# Baca Juga :Dipatok Rp 970.000 Per Gram, Harga Emas Antam di Pegadaian 27 Desember 2021 Stagnan, Emas UBS Dijual Segini

# Baca Juga :HARGA Emas pt Antam di Pegadaian Akhir Pekan Ini, Per Gram Naik Rp 1.000 Jadi Rp 970 Ribu

“Tahun ini dimulai dengan rekor tertinggi baru untuk ekuitas, tetapi karena sulit untuk menentukan apakah kemenangan beruntun ini akan berlanjut, investor sudah mulai kembali ke tempat yang aman,” kata Ed Moya, analis pasar senior di broker OANDA kepada Reuters.

Wall Street memangkas kenaikan setelah awal yang optimis untuk tahun baru. karena investor memutar kembali pengambilan risiko setelah data menunjukkan manufaktur AS melambat bulan lalu dan kekhawatiran Covid-19 tetap ada. Beberapa negara telah memberlakukan pembatasan baru untuk mengatasi lonjakan kasus yang didorong oleh varian baru.

Dilansir kontan.co.id, kekhawatiran seputar varian Omicron telah memicu tawaran safe-haven dalam emas.

“Harga emas yang lebih tinggi tidak konsisten dengan probabilitas 70% kenaikan suku bunga Fed pada bulan Maret, yang menyebabkan terbatasnya kenaikan,” ungkap TD Securities dalam catatan.

Emas, yang tidak menawarkan imbal hasil akan dihindari oleh investor saat suku bunga naik. Jim Wyckoff, seorang analis senior di Kitco Metals mengatakan bahwa kekhawatiran inflasi yang baru dapat menghantam pasar dalam waktu dekat dan melemahkan selera risiko karena imbal hasil obligasi kemungkinan akan terus meningkat.