PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Polsek Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan membekuk spesialis penjarah kotak amal masjid dan langgar di Kota Pelaihari.
Setelah melakukan pemeriksaan, pelakunya ternyata pemuda pengangguran yang masih berusia belasan tahun.
Pelaku berinisial MR alias Mdn kelahiran Pelaihari 5 Juli 2002.
Lelaki berperawakan kecil bertubuh ramping ini beralamat di Jalan Matah II RT 07A RW 003 Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari.
“Tersangka MR kami tangkap Senin (3/1/2022) sore di rumah keluarganya di Matah,” sebut Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto didampingi Kapolsek Pelaihari Ipda May Felly Manurung saat merilis kasus tersebut di mapolsek setempat, Rabu (5/1/2022) siang.
# Baca Juga :Maling Tinggalkan Surat Setelah Curi Kotak Amal Masjid: Anak Butuh HP untuk Belajar, Janji Setahun Dikembalikan
# Baca Juga :Bangun Masjid Istiqlal di Tengah Kota Osaka Jepang, WNI: Muslim Begitu Banyak Tapi Tempat Ibadah Tak Ada
# Baca Juga :Ada 195 Negara di Dunia yang Sudah Berusia Ratusan Tahun, Hanya 5 Negara ini yang Tergolong Baru
# Baca Juga :LIBUR MAULID NABI 2021 Digeser Pemerintah dari 19 ke 20 Oktober, Hidayat Nur Wahid: Tak Jelas Alasannya
Ia menerangkan penangkapan tersangka berawal dari laporan warga pemilik sarang burung walet di wilayah Kelurahan Karang Taruna yang kehilangan sejumlah perlengkapan.
Di antaranya, sound system atau speaker, aki, CCTV (circuit cable television), linggis, senapan angin, dan lainnya.
Setelah dilakukan penyelidikan didapat informasi yang mengarah pada MR.
Beberapa personel Polsek Pelaihari pun segera bergerak ke lapangan, mendatangi MR yang sedang berada di rumah keluarganya di Jalan Matah.
Saat petugas datang sekitar pukul 17.00 Wita, MR sedang tiduran di ruang depan. Mengetahui kedatangan petugas secara tiba-tiba, MR terkesiap dan langsung menyerah.
Petugas kemudian menggelandangnya ke mapolsek Pelaihari guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Pada pemeriksaan itulah terungkap ternyata tersangka juga sering melakukan pencurian kotak amal. Berdasar pengakuannya, ada delapan kotak amal yang dijarahnya,” timpal Felly.







