Kementerian ESDM Perintahkan PT TCT Buka Portal Jalan Hauling Km 101 Tapin, Amankan Pasokan Batubara PLN,

Supian HK membacakan secara lengkap, bahwa permintaan pembukaan portal jalan hauling Km 101 itu dalam rangka mengamankan pasokan batu bara untuk ketenagalistrikan untuk kepentingan umum dan surat Dirut PT Antang Gunung Meratus Nomor 337/DIR.AGM/SRK/XII/2021 tanggal 8 Desember 2021 Perihal Laporan Permasalahan Penutupan Jalan Angkut Batubara PT AGM oleh PT TCT serta Rekomendasi pada Berita Acara Peninjauan Lapangan Ruas Jalan Angkut Batubara Dekat Underpass Km 101 Jl A Yani PT AGM dan PT TCT Kabupaten Tapin Provinsi Kalsel tanggal 28 s/d 29 Desember 2021 (terlampir), saudara agar segera membuka portal ruas jalan angkut batubara dekat underpass Km 101 Jl A Yani PT AGM dan PT TCT untuk kelancaran angkutan batubara PT AGM dalam rangka memenuhi pasokan ke PLN sampai adanya penyelesaian masalah status tanah di ruas jalan angkut batubara dekat underpass km 101 Jl A Yani antara PT AGM dan PT TCT.

BACA JUGA :
Rapat PT TCT dan AGM Buntu, Asosiasi Ngotot Bekerja Angkut Batu Bara Antang Apa Pun Risikonya Pekan Depan

Surat ditembuskan kepada Menteri ESDM, Kapolri, Sekjen Kementerian ESDM, Inspektur Jenderal Kementerian ESDM, Kapolda Kalsel, Direktur Pengamanan Objek Vital Badan Pemeliharaan Keamanan Polri serta Dirut PT AGM.

Menteri ESDM memerintahkan PT TCT buka portal jalan hauling Km 101 Tapin. (Kalimantanlive.com/ Yuni)

Supian HK juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berjuang, sehingga terbitnya surat pembukaan jalan.

“Kami berharap permasalahan seperti itu tidak terulang kembali di kemudian hari,” katanya.

Kuasa Hukum Sopir angkutan Batubara Supiansyah Darham melalui keterangan persnya menyatakan jika PT TCT masih bersikeras menutup jalan, sopir angkutan batubara rekanan PT AGM sepakat, akan menggunakan jalan negara sepanjang 8 meter.

“Hasil diskusi dengan para sopir angkutan, mereka bersepakat akan melintasi jalan negara sejauh sekitar 8 meter, hanya menyeberang jalan. Karena mereka semua butuh pekerjaan, butuh makan, butuh menghidupi keluarga,” ujarnya, Kamis (6/1/2022).