Ayah di Bantul Mencabuli Anak Kandung Sejak SD, Ternyata Juga Memangsa Adik Iparnya hingga Melahirkan

YOGYAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Polisi mengamankan seorang pria berinisial NY (50), warga Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, karena telah mencabuli putri kandungnya sejak kelas V SD hingga I SMK.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan korban berinisial F (17) mengaku sudah menjadi korban pencabulan ayah kandungnya sejak kelas V SD.

Saat itu korban sudah mengalami pencabulan sebanyak 5 kali.

Terungkap fakta, bahwa NY juga pernah menghamili adik iparnya atau adik dari sang istri.

# Baca Juga :Istri Herry Wirawan Trauma Berat, Lagi Hamil Tua Saksikan Suami Perkosa Santriwati dan Harus Rawat Bayi Korban

# Baca Juga :MIRIS Ibu Muda Diancam Lalu Diperkosa Berkali-kali Oleh Teman Suami, Bahkan di Samping Anak yang Lagi Tidur

# Baca Juga :VIRAL #PercumaLaporPolisi di Twitter, IPW: Kapolri Listyo Sigit Segera Bersih-bersih di Reserse

# Baca Juga :UPDATE Kasus Ayah Perkosa 3 Anaknya di Luwu Timur, Diabaikan Polisi hingga Presiden Jokowi Angkat Bicara

“Pelaku mengalami hiperseks, diketahui pelaku pernah menghamili adik istrinya. Hamil dan anaknya diadopsi tinggal bersama istrinya,” kata Kapolres Bantul AKBP Ihsan di kantornya, Rabu (5/1/2022).

Ihsan menyebut, keterangan tersebut diperoleh dari pengakuan tersangka, dan diklaimnya atas dasar suka sama suka.

“Tersangka sendiri mengakui juga menghamili adik dari istrinya bahkan sudah lahir anaknya umur 4 tahun. Jadi bertahun-tahun. Tinggal juga serumah,” kata dia.

Dikatakannya polisi masih mendalami kasus tersebut apakah ada unsur pemaksaan atau tidak.

“Kita sekarang fokus di pencabulan terhadap anak kandungan ini. Itu (soal adik ipar) baru pengakuan bersangkutan kita akan lihat perkembangannya seperti apa,” kata Ihsan.

Sebelumnya, Polisi mengamankan seorang pria berinisial NY (50) warga Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, karena telah mencabuli putri kandungnya sejak kelas V SD hingga I SMK.

Kapolres Bantul AKBP Ihsan mengatakan korban berinisial F (17) mengaku sudah menjadi korban pencabulan ayah kandungnya sejak kelas V SD.