Pemerintah Australia Usir Novak Djokovic Terkait Vaksin Covid-19, Terancam Gagal Ikut Australia Open 2022

KALIMANTANLIVE.COM – Keikutsertaan Petenis Nomor 1 Dunia, Novak Djokovic di turnamen Tenis Australia Open 2022 berada dalam situasi tak jelas.

Menurut perkembangan terbaru, pemerintah Australia resmi membatalkan visa masuk Novak Djokovic untuk mengikuti grand slam Australia Open yang berlangsung di Melbourne,17-30 Januari mendatang.

Novak Djokovic pun diminta pergi dari negara tersebut.

Menteri Kesehatan Greg Hunt, dikutip dari CNN, menyatakan visa masuk Australia yang dimiliki Djokovic sudah dibatalkan.

# Baca Juga :Sempat Menghilang 3 Minggu, Mantan Petenis No 1 Dunia Asal China Peng Shuai Akhirnya Muncul Via Video

# Baca Juga :Petenis Naomi Osaka jadi Duta Label Pakaian Dalam Victoria’s Secret, Tergabung dengan Hailey Baldwin, Priyanka Chopra

# Baca Juga :Mengaku Terlibat Skandal Seks dengan Pejabat China, WTA Khawatir Petenis Peng Shuai Hilang

# Baca Juga :Petenis Cantik No 1 Dunia Ini Mengaku Dipaksa Berhubungan Seks oleh Eks Wakil PM China

Dalam keterangan Hunt, Novak Djokovic dianggap gagal menunjukkan bukti untuk memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk masuk Australia.

Menurut laporan New York Times, Novak Djokovic diminta untuk meninggalkan Australia dalam pada hari ini, Kamis (6/1/2022).

Sebelumnya, Novak Djokovic sudah lebih dulu terbang ke Australia pada Rabu (5/1/2022) lantaran mendapat pengecualian dari sisi medis terkait status vaksinasi Covid-19.

Namun setibanya di Melbourne, Novak Djokovic ditahan di bandara dan tak bisa keluar karena dianggap tidak bisa menunjukkan bukti pengecualian dari sisi medis terkait kewajiban vaksinasi untuk masuk Australia.

Pengecualian itu membuat Novak Djokovic sempat memiliki harapan untuk mempertahankan gelar grand slam Australia Open dan memecahkan rekor gelar grand slam terbanyak.

Namun seiring kabar Novak Djokovic bisa masuk ke Australia meski belum melakukan vaksin, protes kemudian meluas di Australia.