Banjir dan Longsor di Jayapura Papua, 7 Orang Tewas dan Begini Kondisi Pasar Youtefa Memprihatinkan

Sementara TKP keempat yakni dibelakang Kantor POM AD XVII Cenderawasih terdapat juga korban jiwa satu orang meninggal dunia karena tertimbun yakni Asniati (35).

“Para korban sendiri sudah dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit baik yang meninggal dunia maupun dirawat,” ujar Supraptono.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, bila terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan terus-menerus terutama yang tinggal di lereng tebing, agar segera mengamankan diri atau berpindah dari daerah tersebut.

Sedikitnya 500 Orang Mengungsi

Berdasarkan data di laman BNPB, hingga Jumat pukul 9.30 WIB, banjir dan longsor di Jayapura ini menyebabkan sedikitnya 500 orang harus mengungsi.

Dinas Pekerjaan Umum setempat turut mengerahkan alat berat untuk mendukung percepatan penanganan wilayah terdampak tanah longsor.

Kondisi mutakhir pada Jumat pagi, hujan ringan masih mengguyur wilayah Kecamatan Abepura, Kota Jayapura.

BPBD melaporkan banjir berangsur surut namun listrik masih dalam kondisi padam.

Banjir dan longsor yang melanda beberapa distrik atau kecamatan di Kota Jayapura, Provinsi Papua terjadi sejak Kamis malam (6/1) sekitar pukul 22.00 WIT.

Distrik terdampak meliputi Distrik Jayapura Utara, Jayapura Selatan, Abepura, Heram dan Muara Tami.

BNPB terus memonitor dan berkoordinasi dengan BPBD setempat terkait giat tanggap darurat.

editor : NMD
sumber : www.tribunnews.com