Di Malaysia, Minyak Goreng Dijual Rp 8.500 per Kilogram, di Indonesia Harga Tertinggi Rp 26.350

KALIMANTANLIVE.COM – Para produsen kompak menaikkan harga dengan dalih menyesuaikan dengan harga minyak sawit (CPO) di pasar global.

Akibat perbuatan para produsen ini harga minyak goreng di Tanah Air melonjak drastis.

Hampir tiga bulan, lonjakan harga minyak goreng di dalam negeri melesat tanpa kendali.

Sejak dua bulan terakhir, minyak goreng juga berkontribusi besar terhadap inflasi.

Lonjakan harga minyak goreng di Indonesia ini jadi ironi, mengingat pasokan minyak sawit di Indonesia selalu melimpah.

Bahkan tercatat jadi negara penghasil CPO terbesar di dunia.

# Baca Juga :DILEMA, CPO Melimpah, Harga Minyak Goreng di Indonesia Malah Lebih Mahal dari Malaysia

# Baca Juga :Pemerintah Sediakan Minyak Goreng Kemasan Sederhana Harga Rp14.000,00 Per Liter

# Baca Juga :Pedagang Makanan Tanahlaut Tak Bisa Naikkan Harga, Sementara Telur dan Minyak Goreng Masih Mahal

# Baca Juga :Harga Minyak Goreng Terus Melambung, HET yang Ditetapkan Pemerintah RI Tak Bergigi

Mengutip laman Pusat Informasi Pangan Strategis Nasional (PIHPS) pada Minggu (9/1/2022), harga minyak goreng per kilogramnya dijual di kisaran Rp 19.000 sampai dengan Rp 24.000.

Di Gorontalo, harga minyak goreng bahkan menembus Rp 26.350 per kilogramnya. Padahal sebelum melonjak, harga minyak nabati ini berkisar Rp 11.000 hingga Rp 13.000 tergantung kemasannya.

Sementara secara rata-rata nasional, harga minyak goreng di Indonesia minyak goreng kemasan bermerek adalah Rp 20.900 per kilogram.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Kenaikan harga minyak goreng sebenarnya tak hanya terjadi di Indonesia. Di negara tetangga terdekat Indonesia, Malaysia, juga dirundung lonjakan harga minyak.

Kendati demikian, pemerintah Malaysia sejak tahun lalu sudah membanjiri pasar dengan minyak goreng subsidi.

Dikutip dari laman resmi Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Halehwal Pengguna (KPDNHEP), pemerintah Malaysia menetapkan harga minyak masak, sebutan minyak goreng di Malaysia, untuk kemasan sederhana adalah sebesar RM 2,5 atau setara dengan Rp 8.500 (kurs Rp 3.400).

Harga itu merupakan harga minyak goreng yang disubsidi pemerintah dengan kemasan plastik sederhana dalam program Cooking Oil Stabilization Scheme (COSS).