Dirut Bank Kalsel Hanawijaya : Sinergi Antara BPD, Pemda dan OJK Kunci Pemulihan Ekonomi Daerah

Gowes barang Bank Kalsel, Pemko dan OJK menggambil rute dalam Kota Banjarmasin. Para peserta tetap menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker, menjaga jarak dan sudah melaksanakan vaksin.

Sementara itu, Wali Kota Ibnu Sina menyampaikan untuk pemulihan ekonomi tentunya harus dibarengi dengan percepatan kesehatan, berupa vaksinasi khususnya di Kota Banjarmasin.

“Vaksinasi Covid – 19 di Kota Banjarmasin telah mencapai angka 79 persen, artinya kurang 1 persen lagi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok,” katanya.

BACA JUGA :
Direksi Bank Kalsel Bakal Bertambah, Hanawijaya : Calon Sudah Jalani Fit and Proper Tes dengan OJK

BACA JUGA :
Dirut Bank Kalsel Hanawijaya Ungkap 3 Strategi untuk Penuhi Modal Inti Minimum Rp 3 Triliun di 2024

Oleh karena itu, kata Ibnu Sina, saat ini Pemko Banjarmasin fokus pemberian vaksinasi kepada lansia sembari mempersiapkan vaksinasi untuk masyarakat usia sekolah.

Salah satu tujuan utama kegiatan gowes ini yakni penyerahan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel.

Pada kesempatan ini, Hanawijaya menyerahkan secara simbolis bantuan CSR kepada Ibnu Sina berupa 2.000 paket sembako untuk vaksinasi Lansia di Kota Banjarmasin sebagai bentuk dukungan Bank Kalsel dalam upaya percepatan vaksinasi.

Direktur Utam Bank Kalsel Hanawijaya menyerahkan bantuan 2.000 paket sembako untuk mendukung vaksinasi lansia secara simbolis kepada Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Sabtu (8/1/2021). (Humas Bank Kalsel)

Ibnu Sina menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan Bank Kalsel melalui CSR ini. Beliau berharap bantuan ini membuat masyarakat Lansia semangat untuk memperoleh vaksin.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Bank Kalsel. Dengan pemberian paket sembako setelah mendapatkan vaksin, semoga dapat menarik minat para Lansia di Kota Banjarmasin untuk datang beramai–ramai ke tempat vaksinasi,” ungkap Ibnu Sina.