Video yang viral semacam itu dapat memancing reaksi negatif dari masyarakat.
Dia menilai tindakan dalam video itu telah mencederai kerukunan beragama yang selama ini sudah disepakati antartokoh agama di Kabupaten Lumajang.
“Yang saya lihat itu ada di secamam stupa, kalau itu betul berarti (punya) orang Hindu,” ucapnya.
Pria dalam video diburu polisi
Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno membenarkan bahwa video viral tersebut terjadi di kawasan erupsi Gunung Semeru.
Saat ini polisi masih memburu pria dalam rekaman video yang menendang sesajen tradisi ruwatan tersebut.
“Kita masih melakukan pencarian terhadap pelakunya. Mohon dukungannya,” kata Eka saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (9/1/2022).
editor : NMD
sumber : kompas.com







