BREAKING NEWS – Ferdinand Hutahaean Ditahan, Akibat Twit Bermuatan SARA, Polisi Takut Pelaku Kabur

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Mantan politisi Partai Demokrat, Fedinand Hutahaean akhirnya ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus cuitan bermuatan SARA oleh Bareskrim Polri.

Fedinand Hutahaean langsung ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka setelah polisi melakukan pemeriksaan selama sekitar 11 jam.

“Untuk tindaklanjut penyidikan, penyidik melakukan proses penangkapan dan dilanjutkan penahanan,” kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Lobi Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (10/1/2022) malam.

Ramadhan menjelaskan, alasan Ferdinand dilakukan atas pertimbangan subjektif dan objektif.

# Baca Juga :Giat Perjuangkan Lingkungan, Leonardo DiCaprio Jadi Nama Spesies Pohon Baru yang Ditemukan di Kamerun

# Baca Juga :Hentikan Sistem Operasi, BlackBerry Dikabarkan Akan Rilis Ponsel 5G

# Baca Juga :Hanya dalam Seminggu, Kasus Covid Omicron di Australia Hampir Satu Juta

# Baca Juga :Dirut Bank Kalsel Hanawijaya : Sinergi Antara BPD, Pemda dan OJK Kunci Pemulihan Ekonomi Daerah

Pertimbangan subjektif karena penyidik khawatir Ferdinand mengulangi perbuatannya hingga melarikan diri.

“Dikhawatirkan yang bersangkutan melarikan diri, dikhawatirkan yang beraangkutan mengulangi perbuatan lagi, dan dikhawatirkan menghilangan barang bukti,” ujar dia.

Terkait kasus ini, Ferdinand dijerat Pasal 45 (a) ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 tentang Undang-Undang 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Subsider Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 KUHP.

Adapun laporan terhadap Ferdinand dibuat oleh Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dan terdaftar dengan nomor LP/B/007/I/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 5 Januari 2022.

Sebagai informasi, dalam akun media sosialnya @FerdinandHaean3, Ferdinand mengunggah sebuah tulisan berkonten SARA yang diduga menyinggung pihak tertentu.

“Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, mahasegalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela,” tulisnya.

Secara terpisah, Ferdinand mengaku saat mengunggah twit tersebut, dirinya sedang sakit sehingga terjadi perdebatan dalam dirinya.

Perdebatan itu kemudian dituangkan dalam sebuah cuitan yang kemudian menjadi viral.