Ia kemudian ditunjuk sebagai Ketua DPC Demokrat Kota Balikpapan hingga saat ini. Pada 2018, ia maju sebagai calon bupati bersama Haji Hamdam.
Pasangan Abdul Gafur-Hamdam kemudian memenangkan Pilkada dengan perolehan suara sebanyak 37.445 suara sah. Mereka mengalahkan dua pasangan lainnya; Mustaqim MZ-Sofian Nur dan Andi Harahap-Faldy Imawan.
Abdul Gafur sempat menjadi sorotan pada tahun 2021. Saat itu, Ia memutuskan untuk membangun rumah dinas di daerahnya untuk para pejabat. Hal ini agar para pejabat, termasuk dirinya tidak mengontrak.
Abdul mengungkapkan selama ini Kabupaten Penajam Paser Utara belum punya rumah dinas bagi pejabat, sehingga mereka harus mengontrak.
Pernyataan itu ia ungkapkan menyusul pembangunan rumah dinasnya yang menjadi sorotan lantaran menelan biaya Rp34 miliar.
“Pejabat-pejabat tersebut itu mengontrak rumah jadi rumahnya sendiri dikontrak sama pemerintah. Saya tidak mau melakukan itu makanya saya ingin rumah yang dibangun ini bukan rumah pribadi saya tapi ini adalah rumah Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Abdul kepada CNNIndonesia TV, Selasa (25/8).
editor : NMD
sumber : kompas.com/cnnindonesia







