“Hujan deras dan angin kencang,” kata lelaki yang juga Kepala Desa Simpangempat ini kepada Banjarmasinpost.co.id, Kamis (13/1/2022).
Pengungsi merupakan permepuan berusia lanjut, anak-anak bersama ibunya dan sebagian para lelaki juga berusia lanjut, sebut Arkani.
Sementara, kondisi debit permukaan air banjir yang merendam permukiman dan fasilitas publik di wilayah Kecamatan Simpangempat berangsur menurun dan sebagian sudah surut.
Seperti diwartakan, musibah banjir di Kecamatan Sungai Pinang meluas hingga merendam wilayah bantaran atau dataran rendah di Kecamatan Pengaron dan Kecamatan Simpang Empat, akibat curah hujan yang tinggi, sejak Selasa (11/1/2022) lalu.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







