Trent Alexander-Arnold kemudian mengambil tendangan bebas dari jarak dekat. Akan tetapi, tembakannya hanya membentur pagar betis.
Keunggulan pemain membuat Liverpool semakin dominan. Namun, tak ada gol tercipta sehingga skor imbang 0-0 tetap bertahan saat turun minum.
Berlanjut ke babak kedua, Liverpool masih mendominasi jalannya pertandingan. Di sisi lain, Arsenal mampu menunjukkan fighting spirit dengan 10 pemain.
The Gunners juga menampilkan organisasi pertahanan yang cukup bagus sehingga dapat mengatasi gempuran Liverpool.
Pada menit ke-68, Liverpool menciptakan big chance melalui aksi Takumi Minamino. Menerima umpan pendek dari Roberson di sisi kiri, Minamino lalu melepaskan tembakan di dalam kotak penalti Arsenal.
Namun, tendangan pemain asal Jepang itu hanya menyamping ke arah kanan.
Ini adalah upaya kedelapan Liverpool dan semuanya gagal menemui sasaran.
Asyik menyerang, The Reds malah hampir kebobolan setelah Arsenal melakukan skema serangan cepat.
Kieran Tierney maju membantu serangan di area kiri Arsenal. Bek kiri The Gunners itu lalu mengirimkan crossing yang mampu digapai Bukayo Saka.
Melihat gawangnya terancam, Alisson Becker dengan sigap maju dan membuat ruang tembak Saka sempit. Alisson pun sukses menghalau sepakan Saka.
Sementara itu, intensitas permainan Liverpool semakin meningkat selama sisa pertandingan.
Menjelang akhir waktu normal, The Reds mendapatkan peluang emas lagi. Alex Oxlade-Chamberlain mengirimkan umpan lambung ke kotak penalti dari sisi kanan.
Aaron Ramsdale lalu berupaya menepis bola dan meninggalkan saranganya.
Si kulit bundar kemudian terpental dan mengarah ke Minamino yang langsung melepaskan tendangan ke gawang tengah tak dijaga Ramsdale.
Sial bagi Liverpool, tendangan Minamino hanya melambung tinggi ke atas gawang.







