Putra Mahkota Saudi Nekat Bangun Wilayah yang Dihindari Nabi Muhammad SAW, Ini Fakta Horor Al Ula dan Mada’in Saleh

KALIMANTANLIVE.COM – Dengan alasan meningkatkan devisi, Arab Saudi nekat membangun wilayah yang pernah dihindari Nabi Muhammad SAW.

Nama kawasan yang dihindari Nabi Muhammad itu Al Ula dan Mada’in Saleh.

Pembangunan yang dilakukan Pemerintah Arab Saudi untuk mendongkrak devisa sektor pariwisata di negara itu.

Sebelumnya, Arab Saudi menjalankan roda ekonomi mereka menggunakan sumber daya minyak.

# Baca Juga :VIRAL Pemuda Berambut Pirang Mainkan Bak Sampah hingga Rusak Taman, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Beri Sanksi

# Baca Juga :VIRAL Video Truk Material Terseret Arus Sungai Hingga 3 Km di Tegal, Sopir dan Kenek Dikabarkan Tewas

# Baca Juga :VIRAL Pria Berwajah Cuek Parodikan Video Klip Yang Terdalam NOAH, Bawa Es Teh dalam Plastik Jumbo

# Baca Juga :VIRAL Video Pria Tendang Sesajen di Lokasi Erupsi Semeru, Kemenag Duga Ada Kesengajaan

Namun kini, negara itu berupaya memodernisasi penduduk demi mendapatkan investasi yang bisa menghasilkan cuan.

Bahkan, pemerintah Arab Saudi rela mengubah kota yang dikenal ‘berhantu’ dan tak mau dikunjungi Nabi Muhammad sebagai tempat wisata.

“Bahkan di kawasan Al Ula dan Mada’in Saleh, kawasan yang dalam sejarahnya orang Arab sendiri jarang (pergi) ke sana. Ada kisah ketika Nabi Muhammad lewat situ. Beliau tidak mau minum dari daerah itu, bergegas untuk segera meninggalkan daerah tersebut, tanpa menoleh kanan-kiri,” kata Pengamat Timur Tengah dari Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Fahmi Salsabila saat diwawancara CNNIndonesia.com, Rabu (12/1).

Fahmi juga menuturkan, tindakan Arab Saudi membangun Al Ula dan Mada’in Saleh tak lepas dari kepentingan ekonomi negara itu.

“Jadi sebetulnya dia membuka kawasan wisata, membuka investor asing untuk masuk ya memang secara ekonomi. Arab Saudi membuat kebijakan itu agar tak lagi bergantung pada minyak,” ujarnya.

Selain itu, misi Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) juga turut ikut andil dalam pembangunan ‘kota berhantu’ tersebut.

“Mungkin pemikiran MbS, menurut saya, itu ingin membuat semacam kawasan wisata, yang di situ banyak turis asing bisa masuk dan mendatangkan devisa,” kata Fahmi lagi.

Al Ula dikenal sebagai kawasan yang ‘berhantu’. Banyak masyarakat Saudi percaya kawasan tersebut merupakan tempat jin jahat dan harus dihindari.