BANTEN, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan, gempa berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang Banten, Sabtu (15/01) pada pukul 09.29 WIB.
BMKG menyebut gempa terjadi di titik 6.96 LS – 105.26 BT atau 48 km barat daya Sumur, Banten.
Gempa ini memiliki kedalaman 21 km.
# Baca Juga :GEGER, Mayat Perempuan Mengapung di Irigasi Sungai Paring Kabupaten Banjar, Polisi Ungkap Indentitasnya
# Baca Juga :Warga Simpangempat Kabupaten Banjar yang Terdampak Banjir Akhirnya Mengungsi ke Kebun Karet
# Baca Juga :JEPANG Diguncang Gempa 5,7 M, Gelas di Rumah Warga Berjatuhan, Ini Penjelasan Badan Meteorologi
# Baca Juga :Kebupaten Selayar Sulawesi Selatan Kembali Diguncang Gempa, Kali Ini Gempa M 4,0 Bikin Pasilambena Bergetar
BMKG menyatakan gempa ini dirasakan di Sumur, Panggarangan, Cibeber, Malingping, Bayah, Cihara, Muarabinuangeun, Cigemblong, Panimbang, Sobang, dan Labuan III MMI.
Belum diketahui apakah terdapat kerusakan dari gempa bumi ini atau tidak.
Sebelumnya, gempa berkekuatan M 6,7 berpusat di Banten terjadi pada pukul 16.05 WIB, Jumat (14/01).
Berdasarkan data yang disampaikan Sabtu (15/1) pagi, jumlah rumah rusak di Pandeglang karena gempa Banten bertambah jadi 738 unit dari sebelumnya 263 unit.
BMKG mencatat sejumlah gempa susulan yang semakin melemah.
Bertambah Rumah Rusak di Pandeglang
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang Girgi Jantoro mengungkapkan jumlah rumah rusak di kawasan tersebut akibat gempa Magnitudo 6,6 terus bertambah.
Berdasarkan data yang disampaikan Sabtu (15/1) pagi, jumlah rumah rusak di Pandeglang karena gempa Banten bertambah jadi 738 unit dari sebelumnya 263 unit.
“Kemungkinan data bangunan rumah rusak itu terus bertambah,” ujar Girgi Jantoro, Sabtu (15/1)
Ia kemudian mendetailkan data tersebut bahwa 164 rumah dari 738 yang rusak mengalami kerusakan berat. Sedangkan 170 unit rusak sedang dan 413 rusak ringan.








