BANJARMASIN, kalimantanlive.com – Ardiansyah alias Lansduy (43), warga Jalan Teluk Tiram, Gang Family, Kelurahan Teluk Tiram, Banjarmasin Barat, akhirnya dibekuk tim gabungan buser Polsek Banjarmasin Barat dan tim dari Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin hingga Polres Batola.
Ardiansyah adalah tersangkapelaku pembunuhan di Dok-dokan Kapal, Jalan Ir PM Noor, Kelurahan Kuin Cerucuk.
Ia dibekuk petugas gabungan di Jalan Pamangkih Baru, Kabupaten Banjar yang saat itu berupaya kabur Jumat sekitar pukul 21.00 Wita.
“Kita gerak cepat, diback up unit dari Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, hingga Polres Batola, berhasil mengamankan pelaku,” ujar Kapolsek Banjarmasin Barat, Kompol Faizal Rahman lewat Kanit reskrim Ipda Hendra Agustian Ginting, Jumat malam.
BACA JUGA: Bangunan Lantai Dua di Murung Pudak Tabalong Jadi Arang Dilumat Jago Merah yang Berkobar saat Hujan
“Pelaku bersama barang bukti berupa baju warna hijau yang ada bercak darah sudah kita amankan di Mapolsekta Banjarmasin barat, untuk menjalani proses lebih lanjut,” lanjutnya.
Sedangkan senjata tajam yang digunakan Lansduy menikam seterunya itu masih dalam tahap pencarian polisi.
“Motifnya sakit hati, tersinggung karena sering ditantang berkelahi oleh korbannya ini,” kata Ginting.
Pelaku dengan korban sempat cekcok dan dilanjutkan dengan perkelahian, yang mana saat itu pelaku menggunakan sajam.
Akibatnya, pekerja yang melihat kejadian tersebut tak ada yang berani melerai Lansduy dan sang korban.
Usai menikam seterunya, ia sempat berupaya kabur ke arah sungai Barito.
Kejadian berdarah ini merenggut nyawa Erwan Budianto (41), warga Jalan Alalak Utara Gang Baru, RT.10, RW.01, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Ia meregang nyawa sesaat setelah dilarikan ke rumah sakit Suaka Insan sekitar pukul 12.00 Wita kemarin.
Pria itu mendapatkan luka cukup parah di bagian dada kirinya.
(M Khaitami/Banjarmasinpost.co.id)







