Kronologi penembakan Jason Walker
Polisi yang dipekerjakan oleh kota itu sejak 2005, sedang mengendarai kendaraannya bersama istri dan putrinya ketika mereka mendekati Walker, seorang pria kulit hitam berusia 37 tahun yang tidak bersenjata menyeberang jalan di dekat rumah orangtuanya.
Beberapa saat kemudian, Hash melepaskan tembakan, dan tak lama setelahnya Walker tergeletak tewas karena luka tembak.
Dalam sebuah video amatir, difilmkan tepat setelah penembakan dan diunggah secara online, polisi menjelaskan kepada rekan-rekannya yang dipanggil ke tempat kejadian bahwa Walker melompat ke tengah jalan dan dia mengerem untuk menghindarinya.
Menurut Hash, Walker kemudian melemparkan dirinya ke kendaraan, melepas wiper kaca depan, dan menggunakannya untuk memukuli kaca depan, sehingga Hash menarik senjatanya untuk melindungi keluarganya.
Namun, saksi mata mengatakan, Hash menabrak pejalan kaki itu sebelum berhenti.
“Saya melihatnya mengerem, benar-benar berhenti, dan kemudian terus berjalan,” kata Elizabeth Ricks kepada stasiun tv ABC. “Aku melihatnya menabrak Jason… lalu tubuhnya terbanting ke kaca depan.”
Ricks berkata, dia kemudian mendengar tembakan.
“Saya rasa dia melepaskan tembakan pertama melalui kaca depan dan tiga kali lagi di luar kendaraan,” tambahnya dikutip dari AFP.
Menurut polisi, mobil hitam Hash tidak terlihat penyok dan tubuh Walker tidak menunjukkan tanda-tanda benturan selain luka tembak.
Hash lalu ditempatkan pada cuti administratif tetapi belum ditangkap atau didakwa melakukan kejahatan. Penyelidik negara sedang menyelidiki kasus itu.
editor : NMD
sumber : kompas.com







