BANJARMASIN, kalimantanlive.com – Direncanakan pasar terapung Siring Tendean bakal kembali buka pada Maret 2022, saat anggaran di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin mulai direalisasikan.
Pasar Terapung Siring Piere Tendean Banjarmasin hingga Minggu (16/1/2022) terpantau masih belum beroperasi.
Sebab agar Pasar Terapung Siring Piere Tendean bisa beroperasi, Disbudpar kota Banjarmasin harus menyediakan uang transport bagi para pedagannya.
“Saat ini pasar terapung masih ditutup, karena secara teknis anggaran operasional tahun 2022 belum bisa dilaksanakan. Semoga Maret sudah bisa dijalankan,” kata Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ikhsan Alhak, Minggu (16/1/2022).
BACA JUGA:Datang Jauh dari Tanjung, Pengunjung ini Kecewa Dapati Pasar Terapung Banjarmasin Belum Operasional
Dijelaskannya satu kali beroperasi, Disbudpar Kota Banjarmasin menganggarakan uang transport Rp 100 ribu per satu pedangang.
Biasanya setiap satu pekan sekali pedagang yang datang, berjumlah antara 50 sampai 60 orang.
“Masing-masing Rp 100 ribu, setiap akhir pekan ada sekitar 50 sampai 60 pedagang yang datang,” jelasnya.
Sebelumnya hampir dua tahun berlalu, Pasar Terapung Siring Piere Tendean sama sekali tidak beroperasi, dikarenakan pandemi covid-19.
BACA JUGA: Hanya Ada di Aceh, Buah Jernang Jadi Bahan Baku Obat Herbal yang Diburu di China
Memasuki akhir Tahun 2021, Pasar Terapung Siring Piere Tendean kembali beroperasi, meski hanya selama empat pekan dalam tahap uji coba.
Karena pembukaan Pasar Terapung Siring Piere Tendean itu masih dalam tahap uji coba, sehingga tidak sembarangan pengunjung bisa berbelanja di sana.
Hanya mereka yang memiliki aplikasi Peduli Lindungi, dan sudah mendapatkan vaksin covid-19 minimal dosis pertama.
(M Khaitami/Banjarmasinpost.co.id)







