BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Kementeria Perhubungan memastikan layanan angkutan massal skema buy the service (BTS) di kawasan Banjarbakula (Banjarmasin – Banjarbaru) sekitarnya direncanakan kembali beroperasi mulai Minggu (16/1/2022) besok.
Sebelumnya, operasional bus BTS Banjarbakula yang diresmikan akhir Desember lalu oleh Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor belum sempat beroperasi dikarenakan penghentian sementara oleh Kementerian Perhubungan RI.
BACA JUGA:
Gubernur Sahbirin Lantik Syaiful Anwar Jadi Direktur Utama PT Air Minum Intan Banjar
BACA JUGA:
Hari Libur, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor Tetap Turun ke Desa Motivasi Warga Ikut Vaksinasi Covid-19
BACA JUGA:
Kalsel Dapat Tambahan Koridor BRT Banjarbakula, Pengadaan Bus dan Operasional dari Kemenhub
Penghentian berlaku untuk layanan BTS di seluruh Indonesia, disebabkan adanya perubahan skema lelang menjadi multi years contract.
“Jumat kemarin kita sudah selesai (perubahan skema). Artinya, pelayanan BTS di lima kota besar yang sempat dihentikan sudah bisa kembali melakukan pelayanan,” ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, saat konferensi pers virtual, Sabtu (15/1/2022).
Awalnya, perubahan skema diperkirakan membutuhkan waktu tiga sampai empat minggu. Namun, karena sejumlah daerah telah menjalin kontrak dengan vendor, proses penyesuaian pun dipercepat.
“Jadi, pelayanan BTS angkutan perkotaan di lima kota besar, termasuk Banjarmasin sudah mulai kembali beroperasi. Ini merupakan salah satu cara pembenahan angkutan perkotaan yang sedang dibenahi di kota-kota besar,” kata Budi.







