Wilayah Banten Sering Gempa, Mungkinkah Itu Tanda-tanda Megathrust? Ini Penjelasan BMKG

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sejak beberapa tahun ini, wilayah Provinsi Banten sering diguncang gempa bumi.

Bahkan baru-baru tadi gempa merusak dengan magnitudo 6,6 melanda wilayah Sumur, Banten.

Nah, hari ini Senin (17/1/2022) terjadi lagi gempa bumi di wilayah Banten yang mengakibatkan ratusan rumah warga rusak parah.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,4 tercatat terjadi sekitar pukul 07.25 WIb dan berpusat di 84 kilometer barat daya Bayah, Banten.

# Baca Juga :Gempa Susulan M 4,7 Guncang Sumur, Banten, Rumah Rusak di Pandeglang Bertambah

# Baca Juga :GEMPA LANDA BANTEN Rumah hingga Puskesmas Rusak di 23 Kecamatan akibat Gempa M 6,6, BMKG Ungkap Penyebabnya

# Baca Juga :Warga Simpangempat Kabupaten Banjar yang Terdampak Banjir Akhirnya Mengungsi ke Kebun Karet

# Baca Juga :JEPANG Diguncang Gempa 5,7 M, Gelas di Rumah Warga Berjatuhan, Ini Penjelasan Badan Meteorologi

Guncangan gempa bumi bisa dirasakan hingga ke Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat.

Wilayah Banten diketahui memang acapkali diguncang gempa bumi dengam kekuatan yang lumayan besar.

Terakhir gempa dengan magnitudo 6,6 terjadi di wilayah Sumur, Banten dan dirasakan cukup kuat di Jakarta hingga Bandung bahkan Sumatera tepatnya di Lampung.

Tribun sempat menanyakan penyebab seringnya gempa bumi di wilayah Provinsi Banten kepada Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan apakah terkait tanda-tanda gempa megathrust yang belakangan diprediksi bakal terjadi.

“Semoga bukan, tapi kita harus tetap waspada,” ujar Rahmat.

Rahmat menyebut gempa bumi yang terjadi di wilayah Banten titik-titiknya selalu berbeda.

Namun, mayoritas terjadi di wilayah Selatan provinsi Banten, dimana para ilmuwan dan ahli kegempaan memprediksi mengenai kemunculan gempa bumi megathrust.

“Epic gempa magnitudo 5,4 bukan pada klaster gempa 6,6 kemarin,” ujar Rahmat.

editor : NMD
sumber : www.tribunnews.com

News Feed