PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Aksi percobaan bunuh diri oleh seorang pemuda berinsial BK, membikin geger warga Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (17/1/2022) malam.
Alasan pemuda 25 tahun itu nekat hendak mengakhiri hidup dengan melompat dari Jembatan Kahayan karena diputus cinta oleh sang kekasih SA.
Kepala Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) 1 Polresta Palangkaraya, Ipda M Agus Setiawan membenarkan, adanya percobaan bunuh diri di Jembatan Kahayan oleh seorang pemuda itu.
“Benar korban berinisial BK usai putus dengan pacarnya yg berinisial SA merasa depresi kemudian hendak mengakhiri hidupnya dengan cara melompat,” ujarnya, kepada Tribunkalteng.com.
# Baca Juga :Buntut Kasus Bunuh Diri Mahasiswi Unibraw di Makam Ayahnya, Bripda Randy Ditangkap, Dijerat Pidana Aborsi
# Baca Juga :Mahasiswi Unibraw Malang yang Bunuh Diri di Makam Ayahnya Diduga Dipaksa Aborsi oleh Oknum Polisi
# Baca Juga :HASIL Jerman Vs Liechtenstein Kualifikasi Piala Dunia, 2 Kali Bunuh Diri, Der Panzer Menang 9-0
# Baca Juga :HASIL Liga Italia AC Milan Vs Inter Milan Derby della Madonnina: 2 Penalti dan Gol Bunuh Diri, Skor 1-1
Ipda M Agus Setiawan mengungkapkan, warga yang melihat aksi pemuda tersebut, langsung melaporkan kejadian tersebut pada Polresta Palangkaraya, Piket Polsek Pahandut, dan Tim Relawan Emergency Response Palangkaraya (ERP).
“Saat sampai di lokasi BK yang sudah berada di pinggir jembatan terlihat sedang duduk,” jelasnya.
Personel yang berada di lokasi coba membujuk BK agar mengurungkan niatnya.
Personel kepolisianpun menghubungi orang tua BK dan mantan kekasihnya.
“BK dibujuk oleh ibu korban dan mantan kekasihnya, untuk naik ke atas jembatan,” ungkap Ipda M Agus Setiawan.
Setelah berhasil dibujuk oleh ibu dan mantan kekasihnya, BK kemudian dibawa pulang menggunakan mobil.
“Selama proses pembujukan BK, berjalan aman dan korban tidak jadi melompat ke Sungai dari Jembatan Kahayan,” ujar Ipda M Agus Setiawan.
Sementara itu, Ketua Tim Relawan Emergency Response Palangkaraya (ERP) Jean Steve mengonfirmasi adanya percobaan aksi berbahaya itu.
“Benar pemuda itu ingin melompat ke Sungai Kahayan, namun Tim ERP telah berkoordinasi dengan Polresta Palangkaraya dan SPKT Piket Polsek Pahandut,” pungkasnya.
editor : NMD
sumber : banjarmasin.tribunnews.com







