KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah pengalaman pahit wisatawan lokal saat berkunjung ke kawasan Malioboro Yogyakarta diunggah di media sosial Facebook.
Unggahan curhatan yang menjadi viral itu berisikan keluhan soal mahalnya tarif parkir bus di salah satu kawasan di Kota Yogyakarta, yakni Rp350 ribu hanya untuk beberapa jam saja.
Polisi menyatakan akan turun tangan menyelidiki persoalan parkir di Malioboro Rp350 ribu tersebut.
Akun itu bercerita, bahwa dia datang ke Kota Yogyakarta sebagai wisatawan lokal. Kemudian memarkirkan kendaraannya dan membeli oleh-oleh.
# Baca Juga :VIRAL Ibu Hamil Ditandu Warga Lewati Jalan Berlumpur di Sumsel, Bayinya di Dalam Kandungan Meninggal
# Baca Juga :VIRAL, Kesal Truk PBS Tetap Lintasi Jalan Palangkaraya-Kuala Kurun, Bupati Gunung Mas Marahi Sopir, Simak Videonya
# Baca Juga :VIRAL Video ASN Wanita Joget Sambil Pegang Botol Miras di Ultah Kadis Kesehatan, Bupati Humbang Pun Bertindak
# Baca Juga :VIRAL Video TikTok: Gadis Penghafal Al Quran Ini Tak Boleh Main sebelum Setor Hafalan Minimal 1 Juz
“Tidak bermaksud jelek. Cuma kami mau tanya apakah wajar parkir di wilayah sekitar Malioboro tepatnya di belakang hotel premium Zuri. Kalau nggak salah. Sebesar itu. Yaitu Rp350.000,” tulis akun tersebut.
Akun tersebut bercerita hanya parkir mulai dari sekitar pukul 21.00 WIB hingga 22.30 WIB. Kemudian, dia menerima kuitansi yang turut mencantumkan biaya cuci bus dan kebersihan.
“Dan kami tahu tidak ada kegiatan cuci Bis di situ. Kami numpang salat dan ke toilet. Itupun ada kotak di depannya. Kami pun bayar seperti toilet umum di Indonesia. Sebesar 2000,” keluhnya.
Tanpa bermaksud menjelek-jelekkan citra pariwisata Kota Yogyakarta, akun tersebut berharap agar curhatannya ini mendapat tanggapan dan tindaklanjut dari pihak berwenang.
“Maksud saya supaya citra wisata di Malioboro nggak tercoreng oleh segelintir orang saja,” tulisnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif Nugroho sementara menyebut jika lokasi parkir yang dimaksud akun tersebut tak berizin alias ilegal.







