MEDAN, KALIMANTANLIVE.COM – Postingan video memperlihatkan seorang tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas sebagai vaksinator, diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang anak SD di Medan
Video yang merekam perbuatan nakes tersebut menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, terlihat seorang nakes perempuan mengeluarkan alat suntikan dari plastik pembungkus.
# Baca Juga :VIRAL Video Kampung Mati di Bantargebang Kota Bekasi, Berawal dari Janda Bunuh Diri, Terungkap Ini Faktanya
# Baca Juga :GILA Parkir Bus di Malioboro Yogyakarta Rp350 Ribu, Viral di Medsos, Dishub Sebut Liar, Polisi Lagi Ngecek
# Baca Juga :VIRAL Ibu Hamil Ditandu Warga Lewati Jalan Berlumpur di Sumsel, Bayinya di Dalam Kandungan Meninggal
# Baca Juga :VIRAL, Kesal Truk PBS Tetap Lintasi Jalan Palangkaraya-Kuala Kurun, Bupati Gunung Mas Marahi Sopir, Simak Videonya
Tanpa mengisi alat suntikan itu, dia langsung menyuntik anak SD yang sudah siap untuk divaksin. Sekilas, tak terlihat ada cairan vaksin dalam alat suntikan itu.
Video ini lantas viral di sejumlah media sosial dan memancing reaksi Wali Kota Medan Bobby Nasution melalui akun Instagramnya.
“Lokasi tepatnya di mana,” tulis Bobby dalam kolom komentar salah satu akun Instagram yang memposting video itu.
Video ini diduga direkam di salah satu sekolah swasta Kecamatan Medan Labuhan. Namun belum diketahui pasti kapan kejadian itu terjadi.
“Setelah kita selidiki, peristiwa ini terjadi di salah satu sekolah swasta di Kecamatan Medan Labuhan, pada saat pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun,” kata Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat.
Faisal tidak menjelaskan kapan video ini diambil, tetapi institusinya telah memeriksa sejumlah orang, termasuk tenaga kesehatan (nakes) yang menyuntikkan vaksin.
Namun dia belum bisa memastikan apakah vaksin itu kosong atau tidak.
“Ini kita sedang melakukakn pemeriksaan, jadi pada kasusnya, itu sudah menjalani pemeriksaaan, nanti hasilnya kita beritahu,”kata Faisal.
Faisal juga enggan menyebutkan identitas vaksinator atau pun tempat nakes itu bekerja. “Pokoknya dari salah satu rumah sakit di Medan,” bebernya.
editor : NMD
sumber : kompas.com







