Pejabat Pemprov Kalsel yang dikenal ramah ini menambahkan hadirnya fasilitas SAMALAM ini untuk mengakomodir para wajib pajak yang tidak bisa melakukan pembayaran PKB-nya di pagi atau siang hari karena berbagai kesibukan dan aktifitasnya, karena itu kami melakukan inovasi bagaimana para wajib pajak bisa memenuhi kewajibannya di malam hari.
“Hadirnya fasilitas SAMALAM ini untuk mengakomodir kepentingan wajib pajak, apabila mereka tidak bisa membayar pajak di pagi hari, maka bisa datang malam hari di Kantor SAMSAT 2 Kayu Tangi Banjarmasin,” katanya.
BACA JUGA :
Gandeng Daerah, Bakeuda Kalsel Naikkan Target Pendapatan Pajak Air Permukaan Rp 40 Miliar di 2022
Diungkapkan Agus, pihaknya melalui SAMSAT melakukan berbagai inovasi, yang tujuannya untuk memudahkan masyarakat Banua membayar pajak, karena dengan inovasi-inovasi itu sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalsel.
“Inovasi yang kita lakukan antara lain hadirnya mobil samsat keliling (samkel) hingga samsat bayar malam (samalam) ini,” sebutnya.
Beragam inovasi itu dapat terlaksana, ujarnya berkat berkat kerjasama yang baik, dari pihak kepolisian maupun Jasa Raharja.
“Dengan SAMALAM ini, mudah-mudahan dapat mendongkrak pendapatan kita, karena yang kita inginkan itu memudahkan masyarakat saja,” tandasnya.
Sementara itu anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi memuji langkah dan terobosan melalui inovasi-inovasi yang terus dilakukan Bakeuda Kalsel, salah satunya melalui inovasi SAMALAM ini.
“Kita apresiasi inovasi SAMALAM ini termasuk inovasi lainnya oleh Bakeuda Kalsel,” kata Yani Helmi.







