Sementara, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan terjadi gempa bumi susulan (aftershock) sebanyak sembilan kali di Kepulauan Talaud hingga pukul 11.30 WIB hari ini. Gempa bumi susulan itu memiliki kekuatan magnitudo terkecil (M) 3,4 dan terbesar (M) 4,5.
“Hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempa bumi susulan sampai pukul 11.30 WIB,” jelas Dwikorita.
Sebagai informasi, gempa dengan magnitudo (M) 6,1 mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara pada pukul 09.26 WIB, Sabtu (22/1). Gempa tidak berpotensi tsunami.
Sebelumnya, gempa juga mengguncang kawasan Indonesia bagian timur dalam beberapa hari terakhir. Tepatnya di wilayah Papua. BMKG mengumumkan gempa dengan Magnitudo (M) 5,5 mengguncang Jayapura, Papua pada Kamis (20/1).
Gempa M 6,2 Guncang Alaska
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Unalaska di Alaska pada Jumat (21/1) pukul 20.17 waktu setempat atau Sabtu (22/1) pukul 12.17 WIB.
Menurut laporan Reuters, Pusat Gempa Alaska di University of Alaska Fairbanks mengatakan bahwa gempa bumi ini melanda selatan Unalaska di Alaska, sebuah pelabuhan perikanan utama dengan 4.700 penduduk.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), yang mencatat gempa berkekuatan 6,2 skala Richter, mengatakan gempa itu melanda 74 km (46 mil) selatan Unalaska pada kedalaman 3 km (2 mil).
Sistem Peringatan Tsunami Pasifik milik Amerika Serikat menyatakan tidak ada peringatan tsunami setelah gempa terjadi.
editor : NMD
sumber : CNN Indonesia







