KALIMANTANLIVE.COM – Gara-gara Ingin merudapaksa seorang anak di bawah umur, pria di Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus berurusan dengan polisi.
Dalam melakukan aksi bejatnya, pelaku diduga tengah mabuk lem.
Namun, saat-saat kritis saat akan diperkosa, sang bocah berusaha melawan.
Pelaku yang sudah tak sanggup menahan nafsunya jadi marah dan memukukan batu ke kapala hingga korban kritis.
# Baca Juga :Istri Napi Mengaku Diperkosa Pria Diduga Polisi, Ketika Lapor Malah Dilecehkan Verbal oleh Kasatreskrim Boyolali
# Baca Juga :Gadis 16 Tahun Keguguran Mengungkap Aksi Bejat Ayah Tiri pada Puterinya, Diperkosaan 7 Kali Hingga Hamil
# Baca Juga :Istri Herry Wirawan Trauma Berat, Lagi Hamil Tua Saksikan Suami Perkosa Santriwati dan Harus Rawat Bayi Korban
# Baca Juga :Hukuman Kebiri untuk Herry Wirawan, Guru Pesantren yang Perkosa 12 Santriwati, Begini Penjelasan Kejati Jabar
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Tanahbumbu, Jumat (21/1/2022).
Penangkapan pria ini sempat viral di Media Sosial yang sebelumnya diduga ingin melakukan penculikan anak.
Ternyata tersangka akan mencabuli anak-anak yang sedang mandi di sungai.
Aksi percobaan pencabulan tersebut digagalkan warga, namun korban yang masih di bawah umur sudah dalam keadaan kritis, diduga akibat benturan batu yang dipukulkan oleh pelaku.
Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Pelaku adalah Nafarin (29) Warga Satui Timur yang kini sudah diamankan di Mapolres Tanahbumbu, usai dihajar massa.
Pelaku diduga sedang mabuk lem fox karena saat diamankan, sedang menyimpan benda tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi ketika pelaku usai mengantar mertuanya ke Desa Gunung Besar dan mampir di sebuah jembatan untuk buang hajat, pada saat itu pelaku sambil menghisap lem fox.
Selanjutnya saat itu terdengar suara dua orang anak sedang bermain air di bawah jembatan tidak jauh dari tempat pelaku buang air besar.







