Sebuah studi yang lebih baru justru berusaha mengetahui manfaat susu cokelat dan air putih sebagai alat bantu pemulihan pendakian daya tahan intensitas tinggi.
10 pria memanjat dinding sampai kelelahan. 20 menit kemudian, mereka mengonsumsi air atau susu cokelat dan kemudian menenggak minuman masing-masing lagi dengan makan malam.
Ketika mereka mengonsumsi susu coklat, para pria meningkatkan kinerja mereka dalam hal jarak yang ditempuh dan durasi latihan.
Skor nyeri otot juga lebih rendah tiga hari setelah latihan untuk peminum susu cokelat.
Meskipun penelitian ini menarik, masalahnya adalah peneliti membandingkan minuman yang komposisinya sangat berbeda.
Tujuan dari camilan atau minuman pascalatihan adalah untuk mengisi kembali cairan dan nutrisi yang telah hilang selama latihan.
Minuman pascalatihan sebaiknya juga mampu menyediakan bahan-bahan pembangkit yang dibutuhkan untuk menyembuhkan tubuh dari keausan akibat latihan.
Ahli diet olahraga telah lama merekomendasikan agar atlet dan orang yang aktif mengonsumsi cairan, elektrolit, dan nutrisi lain setelah berolahraga berat, selain karbohidrat dan protein dalam rasio 4:1.
Dengan kata lain, air, minuman olahraga, atau minuman yang hanya mengandung karbohidrat, bukanlah minuman nutrisi standar setelah latihan yang sulit.
Untuk ulasan tahun 2017 yang diterbitkan European Journal of Clinical Nutrition, para peneliti melihat 12 penelitian sebelumnya yang membandingkan susu cokelat dengan air atau minuman olahraga untuk menilai penanda pemulihan pascaolahraga.
Para ilmuwan menyimpulkan, susu cokelat tampaknya menjadi kandidat yang baik untuk membantu pemulihan.
Sebabnya, susu cokelat mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk pengisian dan penyembuhan.
Tetapi sekali lagi, penelitian tersebut membandingkan susu cokelat dengan minuman lain yang juga tidak disarankan sebagai minuman pemulihan usai olahraga berat.
Pada dasarnya, manfaat susu cokelat adalah komposisinya secara alami sesuai dengan cairan, zat gizi makro, dan zat gizi mikro yang dibutuhkan untuk mendukung pemulihan olahraga.
Susu sapi juga merupakan sumber leusin yang baik, asam amino yang dibutuhkan untuk memicu sintesis protein otot.
Jika susu cokelat berbahan dasar susu bukanlah pilihan yang baik untuk karena alasan apa pun atau memilih untuk tidak meminumnya, masih ada alternatif lain.
Salah satunya adalah susu yang terbuat dari kacang polong. Seperti susu cokelat berbasis susu, susu kacang polong cokelat menyediakan 8 gram protein per cangkir dan merupakan sumber leusin yang baik.
Porsi 8 ons atau setara 230 ml juga mengandung 4,5 gram lemak, 17 gram karbohidrat dengan 15 gram gula tambahan, 35 persen dari nilai harian untuk kalsium, 100 persen untuk vitamin B12, 10 persen untuk kalium, 10 persen untuk vitamin A, dan 30 persen untuk vitamin D.
Padukan saja susu kacang polong cokelat dengan pisang kecil untuk meningkatkan rasio karbohidrat terhadap protein ke 4:1 yang disarankan.








