BUNTUT Penghinaan Edy Mulyadi, Banteng Borneo Perjuangan Ikut Kecam: Bisa Hancurkan NKRI!

BATULICIN, KALIMANTANLIVE.COM – Edy Mulyadi diduga telah menghina Ibu Kota Negara (IKN) yang baru ke Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur (Kaltim).

Edy Mulyadi juga menyebut lokasi tersebut yaitu di Kalimantan Timur sebagai tempat jin buang anak.

Tak terima dengan penghinaan yang menyakitkan itu, Perkumpulan Banteng Borneo Perjuangan (BBP) Kalimantan Selatan (Kalsel) bereaksi atas pernyataan kontroversial Edy Mulyadi tersebut.

# Baca Juga :Bakal Demo di Polda Kalteng, Koalisi Ormas Kalteng Kecam Edy Mulyadi, Hina Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

# Baca Juga :KNKT Temukan Sejumlah Bagian Truk Tronton Maut di Balikpapan Telah Dimodif, Benarkah Ini Penyebabnya?

# Baca Juga :LUAR Biasa Menumpang 11 Jam di Ruang Roda Pesawat, Pria Belanda Ini Ditemukan dalam Keadaan Hidup

# Baca Juga :KESEMPATAN Baik Bagi Nakes, Negara Kaya Rekrut Perawat dari Negara Miskin Hadapi Omicron yang Melonjak

“Kami mengecam pernyataan Edy yang bersifat rasis tersebut,” ucap Ketua BBP Kalsel, H Abdul Alif, Senin (24/1).

H Alif mengatakan BBP Kalsel juga sangat keberatan dengan pernyataan Edy Mulyadi yang merendahkan Kalimantan.

“Pernyataan Edy Mulyadi sangat melukai warga Kalimantan yang bisa menghancurkan keutuhan NKRI,” ujarnya.

Sebelumnya sebuah video pendek bernada penghinaan terhadap Kalimantan viral di media sosial.

Dalam video itu, seorang pria bernama Edy Mulyadi diduga telah menghina Ibu Kota Negara (IKN) yang baru ke Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia menyebut lokasi tersebut sebagai tempat jin buang anak.

Video itu viral di media sosial, twitter hingga grup WhatsApp, Minggu (23/1/2022).

“Bisa memahami enggak, ini ada sebuah tempat elite punya sendiri yang harganya mahal. Punya gedung sendiri lalu dijual pindah ke tempat jin buang anak,” kata Edy dalam video yang beredar luas.

Bahkan Edy Mulyadi sempat nyaleg dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebut pasar bagi IKN adalah kuntilanak dan genderuwo.