KALIMANTANLIVE.COM – Pertikaian terjadi di sebuah tempat hiburan malam bernama Double O yang akhirnya menjadi bentrok antara dua kelompok warga di Kota Sorong, Papua Barat, Selasa(25/1) dinihari.
Awalnya polisi menyebut ada 19 orang meninggal dunia akibat bentrok tersebut.
Namun tidak lama melalui Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo jumlah korban tewas diralat menjadi 18 orang.
# Baca Juga :Warga Sorong Bentrok, 11 Orang Terpanggang dalam Karaoke yang Dibakar, 1 Tewas Dibacok & 2 Mobil Hangus
# Baca Juga :BREAKING NEWS – KM Cantika Lestari 88 Terbakar di Perairan Kota Sorong, Datang dari Jayapura
# Baca Juga :WASPADA Gelombang Tinggi Capai 4-6 Meter, BMKG Rilis Peringatan Dini, Rabu 26 Januari 2022
# Baca Juga :RINCIAN Harga Emas Antam Hari Ini Rabu 26 Januari 2022, Naik Rp 3.000 Jadi Rp 950.000 per Gram
Adapun jumlah orang yang meninggal dunia yang diralat merupakan korban yang terbakar di tempat hiburan Double O tepatnya di dalam ruang karaoke.
“17 orang terbakar di tempat hiburan malam Double O dan 1 orang meninggal akibat penganiayaan,” ujar Dedi, Selasa(25/1).
Identitas korban mayoritasnya adalah pekerja di tempat hiburan malam Double O. Mereka ada yang berprofesi sebagai penari hingga vokalis.
Dedi menambahkan pihaknya juga masih mencari aktor intelektual penyebab bentrokan dan pembakaran tempat hiburan tersebut.
“Saat ini sedang dilakukan penyelidikan dan penyidikan untuk ungkap aktor intelektual dan pelaku-pelaku dari kedua kelompok tersebut,” ujar Dedi.







