KRONOLOGI Bentrok 2 Kelompok Warga di Sorong, 17 Orang Terpanggang di Ruang Karaoke

Pekerja Mengungsi

Sejumlah pekerja tempat hiburan malam Double O Kota Sorong, Papua Barat mengungsi ke tempat lain, pascabentrok pecah.

Pantauan para pekerja mulai berdatangan untuk membereskan barang-barang, sekira pukul 10.30 WIT.

Tribun berupaya melakukan konfirmasi, namun para pekerja enggan untuk berkomentar. Hingga pukul 13.01 WIT, terpantau masih ada beberapa pekerja yang masuk untuk menyimpan dan mengambil barang-barang mereka.

Kapolresta Sorong AKBP Ary Nyoto Setiawan menjelaskan pemicu bentrokan maut tersebut. Ia membantah bentrokan dipicu isu SARA. “Kejadian tadi malam pukul 23.06 WIB.

Lanjutan kejadian kemarin pada malam Minggu sampai Senin pagi. Ada kesalahpahaman antara pengunjung dengan pihak pengamanan diskotek di dalam,” ujarnya saat ditemui wartawan lokasi kejadian.

Pertikaian kemudian berlanjut di luar. “Kita sudah tangani dan lerai serta panggil karena ada pengerusakan salah satu posko sekretariat suku dari Ambon,” lanjutnya.

Kapolresta menegaskan, bentrokan ini sama sekali tidak ada unsur SARA. “Tidak ada kaitannya dengan SARA. Yang bertikai dua kelompok yang sama-sama dari Maluku,” ujarnya.

Saat bentrokan, ada salah satu sekretariat yang dirusak. “Saya panggil beberapa kepala Suku Ortega (dari Maluku) kita sampaikan upaya-upaya hukum yang kita lakukan dan mediasi kedua pihak,” ujarnya.