PELAIHARI, kalimantanlive.com – Tak hanya tersedia di retail modern, minyak goreng murah satu harga Rp 14 ribu kini tersedia di Pasar Pelaihari dengan stok lumayan banyak.
“Per liternya untuk minyak goreng merk Alif saya jual Rp 14 ribu sesuai yang disampaikan pemerintah,” ucap Ridho, pemilik toko Berkat Ridho di pasar Pelaihari.
Ia menyebutkan ada tiga merk lainnya yang juga seharga sama murahnya yaitu Camar, M&M, Sovia, dan merk Dunia.
Sejak dua hari lalu ia mendapatkan pasokan minyak goreng tersebut dari pihak pemasok.
BACA JUGA: Jembret Handphone Milik Megawati, Dua Buruh di Pekapuran Raya Banjarmasin Diamankan Polisi
Pada merk Alif, persediaan yang ada di toko Berkat Ridho kemasan dua liter.
Sedangkan merk lainnya rata-rata berkemasan satu liter.
Stoknya cukup banyak.
“Saya ada 200 ball untuk merk Alif. Satu balnya isi enam buah kemasan dua liter,” papar Ridho.
Apakah ada aksi borong dari kalangan ibu-ibu atau pembeli lainnya? “Tidak ada. Ya mungkin karena belum tahu kalau di pasaran sekarang juga sudah ada minyak goreng murah. Selain itu karena di pasaran kan banyak stoknya,” sebutnya.
Sementara itu untuk minyak goreng merk ternama yakni Bimoli, harganya masih tinggi sekitar Rp 20 ribu per liter.
Stok barangnya pun tak banyak di pasaran.
“Saya malah kosong untuk yang merk Bimoli, belum dapat pasokan,” tandasnya.
Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Perdagangan (Diskopdag) Tala pun juga terus memonitor harga dan ketersediaan minyak goreng di pasar tradisional.
Sejak pagi petugas Diskopdag Tala Rizky Laila Maulidina telah blusukan ke Pasar Pelaihari.
Ia mendata harga dan keteesediaan minyak goreng di sejumlah pedagang.
“Untuk minyak goreng murah sudah ada di pasaran seharga Rp 14 ribu, paling banyak stokmya merk Alif dan Sovia,” paparnya.
Suasana pasar Pelaihari juga terpantau tetap seperti biasa. Tak terihat adanya aksi borong minyak goreng.
(m khaitami/banjarmasinpost.co.id)










