AMBON, KALIMANTANLIVE.COM – Bentrokan antarwarga di Kecamtan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, pecah pada Rabu (26/1/2022).
Seorang Anggota Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Briptu BH, tertembak di bagian pipi saat bertugas mengamankan bentrok berdarah tersebut.
Bentrokan di Pulau Haruku itu juga menyebabkan dua warga meninggal dunia dan tiga lainnya terluka.
# Baca Juga :BENTROK Warga di Maluku Tengah, Sejumlah Rumah Dibakar, Dipicu Sengketa Lahan Perbatasan
# Baca Juga :KRONOLOGI Bentrok 2 Kelompok Warga di Sorong, 17 Orang Terpanggang di Ruang Karaoke
# Baca Juga :Warga Sorong Bentrok, 11 Orang Terpanggang dalam Karaoke yang Dibakar, 1 Tewas Dibacok & 2 Mobil Hangus
# Baca Juga :2 Kalompok Bentrok di Kendari, Taksi Dibakar hingga Sopir Tewas, Polisi Tangkap Piminan Ormas Diduga Menghasut
“Betul ada satu anggota Polri yang terluka saat sedang bentrokan warga di Pulau Haruku,” kata Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat, Rabu (26/1/2022).
Roem menjelaskan, Briptu BH sedang menjalankan tugas mengamankan bentrokan warga yaang pecah di Kecamatan Pulau Haruku.
“Terluka saat sedang bertugas mengamankan bentrokan warga,” ujarnya.
Saat ini, Briptu BH telah dievakuasi ke Kota Ambon. Anggota Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara,” katanya.
Berdasarkan pantauan di Rumah Sakit Bhayangkara Ambon, tampak sejumlah personel polisi berdatangan ke ruang UGD untuk melihat kondisi korban.
“Kondisinya baik tapi masih di IGD, rencananya mau operasi,” kata salah satu anggota polisi kepada Kompas.com di depan IGD.







