Mabes Polri Ingin Petakan Masjid, Ormas Islam: Tempat Ibadah Agama Lain Jadi Tempat Penyebaran Paham Radikal

“Bisa dari keluarga, lingkungan kerja, sekolah, aktivitas keagamaan organisasi, hobi, dan sebagainya,” kata Umar.

Beberapa ormas Islam turut menanggapi pernyataan Umar tersebut. Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ahmad Fahrur Rozi berharap kepolisian tidak hanya melakukan pemetaan masjid untuk mencegah penyebaran paham radikal, tetapi juga tempat ibadah agama lain.

Ia menilai upaya itu perlu jika memang ada indikasi tempat ibadah agama lain jadi tempat penyebaran paham radikal.

Fahrur tidak mempersoalkan jika kepolisian ingin melakukan pemetaan di masjid-masjid.

Akan tetapi, harapannya upaya itu dilakukan dengan profesional dan benar-benar bertujuan untuk mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme.

“Ya itu wewenang mereka, sepanjang dilakukan secara obyektif dan profesional dalam rangka kewaspadaan,” kata Fahrur.

Tak hanya itu, Sekretaris Jenderal DMI Imam Addaruquthni khawatir sebagian pengurus masjid akan tersinggung dengan pemetaan Polri. Dia menyebut pemetaan bisa berdampak kurang baik secara psikologis.

“Malah khawatirnya kalau terjadi efek respons yang kurang positif dari masjid-masjid kalau kegiatannya bersifat benar-benar menyasar kepada dugaan adanya terorisme dan radikalisme dari masjid,” kata Imam saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (26/1).

editor : NMD
sumber : CNN Indonesia