Pansus II DPRD Kalsel Rekomendasikan Penyertaan Modal Bank Kalsel Masuk RPJMD 2021-2026

Saat ini, modal inti Bank Kalsel baru sebesar Rp1,9 triliun, atau masih diperlukan Rp 1,1 triliun untuk memenuhi MIM hingga akhir 2024.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya menjelaskan, kebutuhan modal inti Bank Kalsel Rp 3 triliun ditargetkan tercapai pada 2024.

“Utamanya dari mekanisme internal, yang meliputi laba ditahan, cadangan dan modal disetor,” katanya saat Rapat Kerja dengan DPRD Kalsel, Kamis (16/12/2021).

BACA JUGA:
Bank Kalsel Resmikan Relokasi KCP Syariah Kayutangi demi Tingkatkan Pelayanan dan Kenyamanan Nasabah

BACA JUGA:
Bank Kalsel Catat Kinerja Positif di Tengah Pandemi, Minta Dukungan Dewan Penuhi MIM Rp 3 Triliun

Untuk pemenuhan tersebut kata Hanawijaya, diharapkan tambahan modal disetor dari Pemprov Kalsel.

“Pertama Rp 251, 87 M dengan skenario menggunakan APBD murni 100 persen. Kedua sebesar Rp 212,14 M, setelah kombinasi skenario revaluasi aset dan pengembalian dividen 100 persen,” ujarnya.

Menurut dia, Pemprov Kalsel juga dapat menyetor tambahan modal melebihi porsi yang telah disepakati dengan persetujuan dari pemegang saham lain.

Kalimantanlive.com/Eep
Editor : Elpian