Melansir akun Instagram humaspoldapapuabarat, ada 17 nama orang yang diduga menjadi korban. Mereka adalah:
Nur Kalsium alias Clara (perempuan)
Ferman Saputra (laki-laki)
Edith Tri Putra (laki-laki)
Afifaf Maesa Nuraini (perempuan)
Yandra Firman (laki-laki)
Melanie Safitri (perempuan)
Indah Sukmadani (perempuan)
Cristian Wahyu Dianto (laki-laki)
Rahmi Dian Putri (perempuan)
Mahfud Basuni (laki-laki)
Desra Wahyudi Achiruluis M (laki-laki)
Arum Ainun Yakin (perempuan)
Widyanti Ariesta (perempuan)
Ananin Novalia (perempuan)
Fikram (perempuan)
Ica (perempuan)
Ridwan Dodoh (laki-laki)
Untuk memastikan semua korban, Siedokes Polda Sorong Kota dan BKO Bidokes Polda Papua Barat membuat posko antemortem di RSUD Sele Be Solu Kota Sorong sejak Rabu (26/1/2022).
Dokter polisi bernama Iptu Juffandi mengaku, hingga saat ini ada enam keluarga inti yang menjalani pengambilan sampel DNA.
Menurutnya, lama proses identifikasi bergantung dari banyaknya informasi dan akurasi data.







