Gula Darah Terlalu Tinggi atau Terlalu Rendah Berakibat Fatal, Begini Cara Mengatasinya

KALIMANTANLIVE.COM – Kadar gula darah Anda tergolong normal jika mencapai 80 hingga 130 mg/dL dan kurang dari 180 mg/dL saat dua jam setelah makan.

Untuk itu kontrol gula darah adalah hal penting dalam manajemen penyakit diabetes.

Pasalnya, gula darah yang terlalu tinggi atau rendah bisa berakibat fatal bagi pasien diabetes.

Ketika kadar gula Anda terlalu rendah, Anda bisa mengalami rasa lapar ekstrim, gemetar, jantung berdebar, mual, dan berkeringat.

# Baca Juga :Makanan Sehat Diprediksi Bakal Digandrungi di 2022

# Baca Juga :Lima Makanan ini Bisa Menjaga Kesehatan Paru, Ingat Jauhi Rokok

# Baca Juga :Benarkah 4 Alasan ini Penyebab Makanan Organik Dianggap Lebih Aman dan Sehat?

# Baca Juga :Tempe Sehat, Murah dan Bergizi, tapi bagi Pemilik Penyakit ini Makanan dari Kedelai itu Bisa Mematikan

Dalam kasus yang parah, kadar gula darah rendah bisa menyebabkan koma dan kematian. Hipoglikemia bisa terjadi akibat reaksi terhadap obat-obatan, seperti insulin.

Sebaliknya, gula darah yang terlalu tinggi bisa menyebabkan mati rasa, terbakar, atau kesemutan di tangan dan kaki.

Gula darah tinggi juga bisa merusak pembuluh darah yang memicu komplikasi seperti: serangan jantung atau stroke

kerusakan mata dan kehilangan penglihatan
penyakit ginjal
masalah saraf di kulit, terutama kaki
menyebabkan luka, infeksi, dan masalah penyembuhan luka.

Mengatasi gula darah rendah

Kadar gula darah dikatakan rendah jika hasil pemeriksaan menunjukan kurang dari 70 mg/dl.

Kadar gula darah yang rendah bisa memicu berbagai gejala seperti gemetar, berkeringat, atau merasa sangat lapar.

Untuk mengatasinya, Anda harus melakukan hal berikut:

konsumsi empat tablet glukosa
konsumsi jus buah
konsumsi minuman bersoda dan permen.

Setelah itu, tunggu selama 15 menit lalu periksa kembali kadar gula darah Anda.

News Feed