Setelah Kasat Reskrim Dicopot Akibat Pelecehan Verbal Prempuan Boyolali, Sekarang Kapolres Boyolali Dimutasi

SEMARANG, KALIMANTANLIVE.COM – Kasatreskrim Polrestabes Boyolali AKP Eko Marudin dicopot gara-gara melakukan pelecehan seksual ke perempuan di Boyolali.

Tak berapa lama Kapolres Boyolali AKBP Morry Ermond dimutasi diduga akibat kasus memalukan itu.

Pencopotan Kasatreskrim Eko sendiri dilakukan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi terkait dugaan pelecehan verbal kepada perempuan Boyolali, R.

# Baca Juga :Gadis 16 Tahun Keguguran Mengungkap Aksi Bejat Ayah Tiri pada Puterinya, Diperkosaan 7 Kali Hingga Hamil

# Baca Juga :Komunitas Pelangi Banjarbaru Bersikap Terkait Kasus Oknum Polisi Perkosa Mahasiswi FH ULM

# Baca Juga :Beraksi Sejak 2019, Guru Agama di Riau Lecehkan 4 Murid Perempuannya, Kasus Terbongkar Berkat Ini

# Baca Juga :Mahasiswi FH ULM Diperkosa Oknum Polisi Polresta Banjarmasin, Sidang Superkilat & Vonis Diam-diam, Fakultas Pasang Badan

Namun, Polda Jawa Tengah membantah mutasi Kapolres Boyolali tersebut dilakukan karena berkaitan dengan kasus dugaan pelecehan verbal terhadap R.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan mutasi Kapolres Boyolali tidak ada hubungannya dengan kasus dugaan pelecehan verbal terhadap R.

“Tidak ada (terkait kasus dugaan pelecehan verbal). Hanya pergantian jabatan baru,” kata Iqbal saat dikonfirmasi, Kamis (27/1/2022).

Iqbal mengatakan Kapolres Boyolali dimutasi sebagai pamen Korbrimob Polri.

Mutasi tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/165/I/KEP/2022 tanggal 24 Januari 2022. “Yang bersangkutan dimutasi ke Korbrimob Polri,” ujar Iqbal.

Dalam surat telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu, AKBP Morry Ermond digantikan oleh Kapolres Magelang Kota AKBP Asep Mauludin.