SANDAL Jepit Ungkap 5 Kasus Pembunuhan Sadis, dari Calon Pengantin hingga Mahasiswi Kebidanan, Kok Bisa?

“Kasus ini terungkap berawal dari temuan jejak sepatu korban dan sandal pelaku di lokasi kejadian,” jelas Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto saat konferensi Pers di kantornya, Kamis (27/2/2020).

Anom menambahkan, pelaku sebelumnya sudah dimintai keterangan oleh kepolisian sampai tiga kali selama penyelidikan.

Namun, pelaku saat itu menyangkal bahwa dirinya adalah pembunuh Delis.

Hingga akhirnya semua bukti terkumpul dan Budi tak bisa lagi mengelak.

Delis tewas dicekik Budi saat korban meminta uang sebesar Rp 400.000 untuk biaya studi tour sekolah ke Bandung.

Setelah membunuh anaknya, Budi menyembunyikan mayat Delis di gorong-gorong sekolah.

“Motif menyembunyikan mayat korban untuk dikira anaknya meninggal karena kecelakaan,” kata Anom.

  1. Sandal Pembunuhan Siswa SMK

Seorang siswa SMK di Pasuruan, Jawa Timur, berinisial MBS (16), ditemukan tewas pada pertengahan 2018.

Dalam penyelidikan, ternyata pembunuh MBS merupakan teman sekampung korban bernama Dimas Gilang Aditia (21).

Kapolres Kota Pasuruan AKBP Rizal Martomo mengatakan, kasus ini terungkap dari sandal yang dipakai tersangka.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah saksi, ada yang mengetahui sandal tersebut pernah digunakan oleh korban.

“Kami lakukan penyelidikan dan gelar perkara beberapa kali, akhirnya kami simpulkan dan mengerucut satu nama. Kami tangkap dia di rumahnya,” katanya.

Motif pembunuhan karena tersangka kecewa sekaligus marah dengan korban karena sering mengejek dan menjelekkan tersangka di hadapan temannya.

editor : NMD
sumber : kompas.com