Guru Kontrak Lecehkan 3 Siswi MTs di Konawe, Dipanggil ke Laboratorium Lalu Pegang Bagian Vital Korban

KALIMANTANLIVE.COM – Guru bejat ini telah melecehkan siswi MTs di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Guru yang menjadi pelakunya adalah seorang pria 34 tahun berinisial EP.

Guru berstatus tenaga kontrak di sebuah MTs di Desa Duriaasi, Kecamatan Wonggeduk itu tega melecehkan 3 siswinya.

Sementara modus pelaku dengan memanggil korban ke laboratorium komputer dan diberi nilai bagus.

# Baca Juga :Gadis 16 Tahun Keguguran Mengungkap Aksi Bejat Ayah Tiri pada Puterinya, Diperkosaan 7 Kali Hingga Hamil

# Baca Juga :Chris Brown Dituduh Membius dan Memperkosa Wanita Penari dan Musisi di Kapal Pesiar Miami Florida

# Baca Juga :Setelah Kasat Reskrim Dicopot Akibat Pelecehan Verbal Prempuan Boyolali, Sekarang Kapolres Boyolali Dimutasi

# Baca Juga :Komunitas Pelangi Banjarbaru Bersikap Terkait Kasus Oknum Polisi Perkosa Mahasiswi FH ULM

Sudah beraksi berulang kali

Perbuatan tersebut dilakukan pelaku terhadap 3 korbannya pada September dan Oktober 2021 silam.

Teranyar, pelecehan tersebut diduga dilakukan oknum guru terhadap siswinya pada Januari 2022.

“Perbuatan dilakukan di ruangan laboratorium komputer MTS Royatul Islam Desa Duriaasi,” kata Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Wonggeduku, Ipda Jusriadi, pada Senin (31/01/2022).

Melalui keterangan tertulisnya, Ipda Jusriadi, menjelaskan kronologis pelecehan siswi MTS tersebut.

Awalnya pelaku meminta tolong kepada korban untuk mengetik di dalam ruangan laboratorium komputer madrasah tsanawiyah itu.

Selain mengetik, pelaku meminta tolong kepada korban untuk memasukan jadwal piket dan nilai hasil ujian di dalam data komputer.

Saat siswinya sedang mengetik tugas, oknum guru yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut lalu mendekati korban.

Pelaku berpura-pura memberikan arahan data yang akan diketik kepada korban.