PELAIHARI, Kalimantanlive.com – Komisi IV DPRD Kalsel menyarankan untuk menggelar kampanye positif vaksinasi untuk memerangi hoax atau berita negatif tentang vaksin di Kabupaten Tanah Laut.
Seperti diketahui, Vaksinasi anak berumur 6-11 tahun telah dicanangkan pemerintah sejak tahun 2021 lalu, guna melindungi anak dari bahayanya gejala Covid-19.
Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan turun langsung memantau bagaimana perkembangan vaksinasi Covid-19 untuk anak tersebut di Puskesmas Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut (31/1/2022).
Kepala Puskesmas Bati-Bati, Widuri Ratna Wulan menyebutkan bahwa vaksinasi untuk anak belum memenuhi target.
BACA JUGA :
Kejar Target Vaksinasi Awal 2022, Bupati Banjar Minta Semua Pihak Sosialisasikan Keamanan Suntik Vaksin
BACA JUGA:
Genjot Vaksinasi Lansia, Bupati Kotim Halikinnor Perintahkan Petugas Door to Door ke Rumah Warga
BACA JUGA :
Polres Banjar Gelar Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di Martapura, Peserta Dihibur Cosplay Superhero
Hal ini disebabkan banyaknya orang tua yang tidak bersedia anaknya divaksin. Maraknya hoax atau berita negatif yang beredar di media sosial tentang vaksin ini turut andil dalam memengaruhi pola pikir masyarakat.
“Medsos sangat berpengaruh. Banyak orang tua yang termakan hoax, contohnya kalau anak divaksin nanti malah jadi sakit,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, sekretaris Komisi IV, Firman Yusi mengatakan bahwa sebaiknya digelar kampanye positif perihal vaksinasi oleh dinas terkait.
“Mungkin kami bisa mendorong Diskominfo Provinsi dan kabupaten untuk bisa menyelenggarakan bazar perihal kampanye positif vaksin,” sebutnya.







