PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Air sungai Kurau di Kecamatan Kurau, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali meluap.
Salah seorang warga yang bermukim di sekitar Kurau Pasar, Rida, mengatakan air sungai naik ke daratan sejak tiga hari lalu.
“Tapi biasa saja ini naiknya. Seperti tahun-tahun sebelumnya juga,” ucapnya.
# Baca Juga :Hampir Empat Jam Kurau Tanah Laut Terendam Setelah Sungai Meluap karena Banjir Rob, Warga Sudah Terbiasa
# Baca Juga :Dianggap Berkah Pascabanjir, Penambangan Pasir dan Tanah Makin Marak, Masyarakat Hantakan HST Khawatirkan Dampaknya
# Baca Juga :Tiga Langkah BPBD Kebupaten Banjar Setelah Banjir Surut, Ahmad Solhan: Pengungsi Sudah Kembali ke Rumah
# Baca Juga :Rusak Diterjang Banjir Jembatan Penghubung Desa Pingaran Ilir Astambul Kabupaten Banjar Dibangun Beton
Padahal baru sekitar dua bulan setengah hal serupa juga terjadi. Itu menyusul datangnya pasang besar air laut.
Sekadar diketahui sejumlah desa di Kecamatan Kurau memang berdekatan dengan pesisir laut Jawa.
Sungai alam yang bermuara di laut setempat juga membelah beberapa desa di kecamatan di wilayah utara Tala tersebut.
Data dihimpun banjarmasinpost.co.id, Rabu (2/2/2022), meluapnya air sungai/laut ke daratan (rob) tersebut terjadi sejak tiga hari lalu.
Beberapa rumah warga di Kurau Pasar pun kembali terpapar genangan air.
Namun luapan air tersebut tak berlangsung lama.
Sekitar empat jam air mulai surut kembali.
“Air mulai naik pukul 17.30 Wita dan setelah waktu isya mulai surut kembali,” sebut Camat Kurau Zulpuaddin kepada banjarmasinpost.co.id.
Ia mengatakan rob yang terjadi kali ini kondisinya kurang lebih sama dengan banjir rob yang terjadi pada 9 November 2021 lalu.







